Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

30 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Perluas Jangkauan UMKM, LinkAja Gandeng P2P Lending

Ahad 02 May 2021 16:42 WIB

Rep: Andi Hana (swa.co.id)/ Red: Andi Hana (swa.co.id)

Perluas Jangkauan UMKM, LinkAja Gandeng P2P Lending

Perluas Jangkauan UMKM, LinkAja Gandeng P2P Lending

Perluas Jangkauan UMKM, LinkAja Gandeng P2P Lending

LinkAja mengakuisisi P2P lending, PT iGrow Resources Indonesia atau iGrow. Aksi korporasi ini dalam rangka memperluas jangkauan lengan bisnis LinkAja terutama ke pembiayaan untuk UMKM.

Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja mengatakan perluasan lini usaha di bidang pembiayaan UMKM merupakan langkah nyata LinkAja dalam memberikan kemudahan akses keuangan dan ekonomi.

“Didukung jaringan ekosistem yang kuat di berbagai daerah di luar pulau Jawa serta kota tier 2 dan 3, kami berharap dapat memberikan pemerataan akses pembiayaan terhadap pelaku UMKM yang selama ini masih terfokus di pulau Jawa dan kota tier 1,” tutur Haryati.

Direktur Pengembangan Bisnis PT iGrow Resource Indonesia (iGrow), Jim Oklahoma mengatakan LinkAja memiliki kesamaan tujuan dengan iGrow, sehingga pihaknya sangat senang dapat berkolaborasi.

“LinkAja merupakan perusahaan yang memiliki fundamental bisnis kuat dengan kolaborasi pemegang saham antara BUMN dan perusahaan teknologi besar.  Hal ini akan mempercepat visi dan misi iGrow untuk memberikan impact ke UMKM,” jelas Jim.

Hingga saat ini, UMKM merupakan tulang punggung perputaran ekonomi Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik, jumlah pelaku UMKM saat ini sudah mencapai 64 juta dengan pertumbuhan 2,02% setiap tahunnya.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masih terdapat beberapa kendala yang dialami oleh UMKM, seperti kurangnya informasi dan akses pembiayaan untuk pengembangan usaha.

Adapun berdasarkan data OJK per Desember 2020, total penyaluran pembiayaan online baru meningkat sebesar 26,5% dibandingkan tahun 2019.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan swa.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab swa.co.id.
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile