Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Yogyakarta Menunjukkan Tren Meningkat

Ahad 27 Feb 2022 13:18 WIB

Red: Hiru Muhammad

Pembeli jamu tradisional di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Kamis (24/2/2022). Kenaikan kasus Covid-19 akhir-akhir ini ternyata tidak menaikkan omset penjualan jamu tradisional. Berbeda dengan saat pertama kasus Covid-19 2020 silam. Untuk jamu tradisional yang masih diburu konsumen yakni jamu untuk membantu menjaga ketahanan tubuh.

Pembeli jamu tradisional di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Kamis (24/2/2022). Kenaikan kasus Covid-19 akhir-akhir ini ternyata tidak menaikkan omset penjualan jamu tradisional. Berbeda dengan saat pertama kasus Covid-19 2020 silam. Untuk jamu tradisional yang masih diburu konsumen yakni jamu untuk membantu menjaga ketahanan tubuh.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Tren kenaikan pasien yang sembuh dimungkinkan karena pasien telah isoman 10 hari

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA-- Jumlah pasien Covid-19 di Kota Yogyakarta yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi dalam beberapa hari terakhir menunjukkan tren kenaikan. Bahkan pada Ahad jumlah pasien sembuh lebih banyak dibanding jumlah konfirmasi kasus Covid-19."Dalam beberapa hari terakhir, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh memang mulai mengalami kenaikan. Akan tetap kami pantau bagaimana perkembangannya," kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Ahad (27/2/2022).

 

Menurut dia, tren kenaikan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh tersebut dimungkinkan terjadi karena pasien sudah menjalani isolasi selama lebih dari 10 hari. Sejak Senin (21/2/2022), jumlah pasien yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi selalu berada di atas 100 pasien setiap harinya dengan penambahan jumlah pasien sembuh paling banyak hingga saat ini terjadi pada Jumat (25/2/2022) dengan 761 pasien."Sudah lebih dari 10 hari atau sekitar dua pekan sejak terjadi kenaikan kasus. Makanya, jumlah pasien yang sembuh pun akan mengalami kenaikan, terlebih banyak yang menjalani isolasi mandiri karena tidak mengalami gejala apapun," katanya.

Baca Juga

Pada Ahad (27/2/2022), terdapat tambahan 282 kasus baru Covid-19 dengan 405 pasien dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi dan tidak ada pasien meninggal dunia. Dengan demikian, saat ini terdapat 4.017 kasus aktif.Meskipun jumlah pasien yang dinyatakan sembuh cukup banyak setiap hari, namun Heroe menyebut jika penambahan pasien terkonfirmasi positif juga masih cukup tinggi. "Angka penambahan pasien masih tergolong fluktuatif. Bisa saja hari ini meningkat cukup banyak dan besok turun lagi lalu kembali naik pada lusa," katanya.

Oleh karenanya, Heroe tetap berharap agar masyarakat menjaga disiplin protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari meskipun varian Omicron tidak menimbulkan keparahan pada sebagian besar kasus terkonfirmasi positif."Tetapi perlu diingat, jika di dalam rumah terdapat lansia, penderita komorbid, dan anak-anak yang belum divaksin, maka tetap akan berpotensi menimbulkan keparahan apabila terpapar," katanya.

Hingga saat ini, Heroe belum dapat memperkirakan puncak kasus di Kota Yogyakarta. "Harapannya pada akhir Februari atau awal Maret sudah mulai turun. Tetapi, penurunan kasus ini hanya bisa diwujudkan jika semua masyarakat disiplin protokol kesehatan," katanya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile