Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Penerbangan Internasional Sudah Diizinkan di Yogyakarta International Airport

Kamis 10 Mar 2022 23:16 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Dwi Murdaningsih

Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Foto: Yusuf Assidiq.
Saat ini belum ada maskapai internasional yang mendarat di YIA.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Penerbangan internasional sudah diizinkan di Yogyakarta International Airport (YIA). Namun, Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, saat ini belum ada maskapai internasional yang mendarat di YIA.

 

Sebab, kata Aji, di negara lain masih banyak yang belum melayani penerbangan ke Indonesia mengingat pandemi Covid-19. Alhasil, belum ada penerbangan internasional yang masuk ke DIY.

Baca Juga

"Ngurah Rai kan juga belum banyak (penerbangan internasional) meski sudah diizinkan, kemudian di Medan atau lainnya itu kan sudah dibolehkan tapi memang belum banyak. Yogya sampai saat ini belum ada penerbangan (internasional)," kata Aji di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (10/3/2022).

Terkait dengan karantina pelaku perjalanan luar negeri, pihaknya juga akan menyesuaikan dengan aturan yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Kita lihat sekarang sudah tidak ada karantina dan kalau ada ya akan kita ikuti ke depannya," ujar Aji.

Aji menyebut, karantina yang diberlakukan antara WNI dan WNA dibedakan. Untuk karantina WNI, katanya, akan ditempatkan di fasilitas yang sudah disiapkan oleh pemerintah.

"WNI tempat karantinanya akan kita bantu," jelas Aji.

Sementara, untuk WNA akan diarahkan agar dikarantina di hotel-hotel yang menerima layanan karantina. Khususnya bagi WNA yang kedatangannya dengan tujuan untuk berwisata atau kepentingan bisnis.

"Kita support saja dari ketersediaan tenaga kesehatan dan peralatan," tambahnya.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile