Tips Persiapan Puasa untuk Diabetesi

Rep: Desy Susilawati/ Red: Andi Nur Aminah

 Ahad 03 Apr 2022 17:10 WIB

Ada sejumlah tips bagi penderita diabetes agar bisa tetap berpuasa (ilustrasi) Foto: Needpix Ada sejumlah tips bagi penderita diabetes agar bisa tetap berpuasa (ilustrasi)

Perlu tetap memantau gula darah secara teratur demi kelancaran ibadah puasa.

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Untuk para diabetes, ada berbabagi tips persiapan puasa agar puasa lancar dan mendapatkan manfaat puasa juga minimal risiko. Apa saja tipsnya?

Ahli Gizi, dr Putri Sakti DP, MGizi, SpGK, AIFO-K menjelaskan perlunya konsultasi dengan dokter. "Lakukan pemeriksaan ke dokter yang merawat Anda yang mengetahui riwayat kontrol gula darah Anda sebelum puasa ramadhan. Usahakan paling tidak dua pekan atau sebulan sebelumnya," ujarnya dalam Kulwap yang dikutip Ahad (2/4/2022).

Baca Juga

Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memantau gula darah secara teratur. Begitu juga pola makan harus senantiasa diatur agar jadwalnya teratur. Menurutnya untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar selama bulan puasa, dari segi nutrisi, asupan makanan dan minuman, harus dengan gizi seimbang. Kondisi kita saat mengonsumsi makanan juga harus dalam keadaan sadar dan jangan lupa untuk memenuhi nutrisi secara makro nutrient dan mikro nutrient. "Cukupi kebutuhan dari nutrisi kita baik kabohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, atau antioksidan," ujarnya. 

Kemudian atur aktivitas fisik harian secara rutin. Tetap aktif melakukan aktivitas fisik setiap harinya walaupun sedang berpuasa. Jangan lupa untuk memperhatikan intesitasnya dengan menghitung nadi. "Usahakan diantara 60 sampai 80 persen dari nadi maksimal ketika berolahraga," jelasnya.

Dia menambahkan, pasien diabetes harus bisa mengontrol kadar gula darah dengan baik. Menurutnya, olahraga terbukti bisa membantu memperbaiki sensitivitas kerja hormon insulin. Sehingga kontrol gula darah Anda bisa lebih baik. Olahraga juga bisa membantu menurunkan kadar lemak dalam tubuh Anda sehingga gula darah pun bisa terbantu menjadi lebih baik.

"Namun, olahraga harus dikonsultasikan dengan dokter agar tahu intensitas dan jenis olahraga yang tepat untuk Anda masing-masing seperti apa," ujarnya.

Langkah selanjutnya, adalah cukup minum agar tidak dehidrasi. Begitu juga batasi makanan tertentu, yakni membatasi konsumsi makanan dan minuman manis, serta membatasi makanan tinggi lemak.

Seorang diabetesi juga harus cukup tidur. Seperti diketahui saat puasa kita cenderung kurang tidur. Namun, usahakan agar diabetesi mendapatkan tidur paling tidak tujuh sampai sembilan jam setiap harinya.

 

Berita Lainnya

Play Podcast X