Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

16 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Covid-19 Melandai, Sukabumi Genjot Sektor Wisata

Rabu 18 May 2022 13:41 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Bilal Ramadhan

Kota Sukabumi kini memiliki ikon baru yakni bus wisata warna pink yang diberi nama Ayo Jalan Jalan ke Kota Sukabumi (Ajak Kami) dan akan mengenalkan wisata sejarah Sukabumi. Pemkot Sukabumi menggenjot sektor pariwisata saat melandainya kasus Covid-19.

Kota Sukabumi kini memiliki ikon baru yakni bus wisata warna pink yang diberi nama Ayo Jalan Jalan ke Kota Sukabumi (Ajak Kami) dan akan mengenalkan wisata sejarah Sukabumi. Pemkot Sukabumi menggenjot sektor pariwisata saat melandainya kasus Covid-19.

Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Pemkot Sukabumi menggenjot sektor pariwisata saat melandainya kasus Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pemkot Sukabumi mendorong pengembangan sektor wisata di tengah melandainya kasus Covid-19. Hal ini dilakukan dengan memperkuat kualitas pelayanan homestay atau pondok wisata.

Upaya tersebut salah satunya dengan menggencarkan pelatihan pengelolaan home stay pondok wisata yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) di Hotel Taman Sari pada Selasa (17/5/2022) lalu.

Baca Juga

"Pelatihan pengelolaan homestay ini untuk standarisasi agar menjadi ekonomi pengalaman yang baik kepada warga dengan pelayanan terbaik," ujar Kepala Disporapar Kota Sukabumi Tejo Condro Nugroho, Rabu (18/5/2022).

Menurutnya, dengan melandainya Covid maka pelaku wisata khususnya homestat juga harus berbenah dalam menghadapi naiknya kunjungan wisatawan. Salah satunya Kota Sukabumi yang menjadi salah satu lokasi menginap bagi para wisatawan yang akan berlibur baik di kota maupun Kabupaten Sukabumi.

"Pelatihan ini terus digencarkan dan bersyukur karena mengundang pengelola homestay atau pondok wisata," kata Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Ia mengatakan wisata sebagai salah satu potensi berkembang sesuai dengan percepatan kondisi di lapangan. Terlebih lanjut Fahmi, ada tujuh ekonomi baru usai pandemi salah satunya pariwisata. Di mana setelah pandemi ingin tetap sehat dan senang dengan berwisata meskipun wisata sederhana.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile