Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

 

1 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kemenag Gelar Kampanye Nasional Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf

Selasa 24 May 2022 06:26 WIB

Red: Hiru Muhammad

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Tarmizi Tohor terus menggencarkan literasi zakat dan wakaf kepada masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat berbicara pada perhelatan Kampanye Nasional Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf yang digelar Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung (Babel) secara virtual, Senin (23/5/2022).

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Tarmizi Tohor terus menggencarkan literasi zakat dan wakaf kepada masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat berbicara pada perhelatan Kampanye Nasional Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf yang digelar Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung (Babel) secara virtual, Senin (23/5/2022).

Foto: istimewa
Masyarakat harus memahami program pemberdayaan zakat dan wakaf yang terus berkembang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Tarmizi Tohor terus menggencarkan literasi zakat dan wakaf kepada masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat berbicara pada perhelatan Kampanye Nasional Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf yang digelar Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung (Babel) secara virtual, Senin (23/5/2022). 

 

Tarmizi mengatakan, masyarakat harus memahami program pemberdayaan zakat dan wakaf yang terus berkembang. Literasi yang memadai, lanjutnya, akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan dana zakat dan wakaf. "Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang meningkat itu, kemudian disalurkan melalui program KUA Percontohan Ekonomi Umat yang kita tambah di 25 titik seluruh Indonesia pada tahun ini," ujar Tarmizi.

Baca Juga

Terkait wakaf, Tarmizi meminta agar Kanwil Kemenag Provinsi Babel dapat mengawal program percepatan sertifikasi tanah wakaf yang telah ditandatangani antara Kemenag dan Kementerian ATR/BPN sejak akhir tahun lalu. 

"Pemanfaatan tanah wakaf untuk perekonomian masih kecil, hanya 9,19 persen. Sehingga perlu terus digenjot melalui program inkubasi tanah wakaf," tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Babel, Tumiran mengatakan, jajaran Kankemenag Kabupaten/Kota harus terus membina para nazir agar dapat mengembangkan aset wakaf yang dikelola. 

"Karena aset wakaf itu hanya ada di lingkungan Kemenag, artinya kita mendapatkan amanat yang besar dari masyarakat untuk dimanfaatkan," ujarnya. 

Kegiatan Kampanye Nasional Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf ini diikuti 560 orang peserta secara hybrid dari ASN Kemenag, Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam, Amil, Nazir, dan Mahasiswa se-Provinsi Babel.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile