Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

DKI Akui Perlu Banyak Taman Seperti Tebet Eco Park di Wilayah Lain

Rabu 06 Jul 2022 12:31 WIB

Red: Ratna Puspita

Ilustrasi. Kepala Seksi Perencanaan Bidang Taman Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta Hendrianto mengatakan, perlu memperbanyak taman seperti Tebet Eco Park di wilayah lain.

Ilustrasi. Kepala Seksi Perencanaan Bidang Taman Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta Hendrianto mengatakan, perlu memperbanyak taman seperti Tebet Eco Park di wilayah lain.

Foto: ANTARA/Galih Pradipta
Taman di Jakarta memiliki peluang yang sama untuk menjadi the next Tebet Eco Park.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Seksi Perencanaan Bidang Taman Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta Hendrianto mengatakan, perlu memperbanyak taman seperti Tebet Eco Park di wilayah lain. Dengan demikian, tidak terjadi penumpukan pengunjung.

 

"Jadi kita perlu untuk memperbanyak taman seperti Tebet Eco Park di daerah lain. Jadi, rentang yang terlalu tinggi ini akan bisa terdistribusi dengan baik," kata Hendrianto dalam diskusi bertajuk "Pemanfaatan Solusi Berbasis Alam untuk Warga Jakarta", di Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Baca Juga

Hendrianto menuturkan, sebenarnya taman yang tersedia di Jakarta memiliki peluang yang sama untuk disulap, seperti Tebet Eco Park, yakni Taman langsat yang berada di Barito, Jakarta Selatan. "The next project ini kita bisa di Taman Langsat, taman ini memiliki luas yang mirip dengan Tebet Eco Park, dan juga taman-taman lain yang ada di Jakarta dan juga Taman Lapangan Banteng juga bisa, ya," ujar dia.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menutup Tebet Eco Park yang memiliki luas tanah 7,3 hektare. Selain itu, kapasitas kunjungan per hari juga dikurangi menjadi 8.000 pengunjung pada hari biasa dan 10.000-16.000 orang pada hari libur.

Sampai saat ini, taman Tebet Eco Park masih ditutup imbas karena membeludak pengunjung sehingga banyak fasilitas yang harus dibenahi untuk kenyamanan para pengunjung saat nanti ketika dibuka kembali.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile