Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Mengenal Maker atau MKR, Governance Token Pertama yang Ada di Pasar Aset Kripto

Kamis 11 Aug 2022 02:00 WIB

Rep: cermati.com/ Red: cermati.com

Cermati

Cermati

Foto: Cermati
Maker adalah jenis token yang dibuat serta dihancurkan sebagai respons dari fluktuasi nilai DAI. Berikut ulasan lengkap tentang Token Maker.

Mata uang kripto, atau bisa juga dikenal sebagai cryptocurrency merupakan jenis aset digital yang semenjak awal kemunculannya mampu menarik perhatian masyarakat seluruh dunia. Tidak hanya karena nilai dari aset tersebut yang bisa sangat masif, aktivitas perdagangan atau trading dari cryptocurrency juga dianggap mampu memberi peluang keuntungan yang menggiurkan. 

Berbicara soal aset kripto, tahukah kamu jika saat ini terdapat ribuan token yang dapat diperdagangkan pada bursa atau pasar kripto? Jenisnya pun sangat beragam, mulai dari aset kripto yang populer seperti Ethereum dan Bitcoin, maupun stablecoin seperti USDC, GOLD, atau USDT. Selain itu, ada pula aset kripto yang tergolong sebagai governance token, salah satu contohnya adalah Maker atau MKR

Termasuk ke dalam kategori governance token, Maker atau MKR ini memiliki cara kerja dan fungsi yang sedikit berbeda ketimbang aset kripto pada umumnya. Jika kamu ingin tahu lebih lanjut tentang apa itu Maker atau MKR, cara kerja, cara beli, hingga keunikan serta faktor yang memengaruhi harganya, simak penjelasan lengkap berikut ini.

Baca Juga: NFT (Non-Fungible Token): Pengertian, Cara Buat Hingga Tips Cepat Laku

Apa Itu Maker atau MKR?

Token Maker

Token Maker

Sebelum beranjak membahas apa itu Maker atau MKR, kamu harus memahami dulu tentang apa itu governance token. Secara umum, yang dimaksud dengan governance token yaitu token yang diciptakan pihak pengembang guna membantu pemilik token untuk memutuskan serta mengembangkan masa depan dari sistem protokol. 

Pemilik dari jenis aset kripto ini mampu memengaruhi pengambilan keputusan pada proyek, sebagai contoh, memutuskan atau mengusulkan proposal terkait fitur baru. Di samping itu, pemilik dari governance token juga dapat memberi perubahan terhadap sistem dari governance atau protokol itu sendiri. 

Sama halnya dengan aset kripto lainnya, governance token memiliki beragam jenis, salah satu contohnya Maker atau biasa disingkat dengan MKR. Maker sendiri termasuk sebagai token governance pertama yang dapat ditemui oleh investor pada pasar aset kripto. Jenis token tersebut dirancang oleh pihak developer, lalu diatur serta dikelola oleh pihak MakerDAO. 

Decentralized Autonomous Organization atau DAO sendiri mengambil peran developer jenis token tersebut dan mengganti seluruh aspeknya menjadi smart contracts. Melalui sistem tersebut, komunitas mampu mengatur organisasi dan sistemnya secara transparan atau terbuka.

Adapun 2 jenis token yang terdapat di bawah pengelolaan dari MakerDao, yakni DAI dan Maker atau MKR. Definisi dari DAI sendiri adalah suatu stablecoin yang secara khusus dirancang untuk dijadikan sebagai bentuk alternatif aset crypto yang mempunyai nilai lebih stabil. Di sisi lain, Maker atau MKR digunakan untuk memastikan kestabilan DAI senantiasa terjaga. 

Baik DAI dan MKR keduanya memakai mata uang fiat sebagai patokan terhadap harga asetnya. Dengan begitu nilai yang dipunyai oleh aset tersebut senantiasa stabil dan terjaga. MakerDAO menggunakan jenis token MKR yang berperan sebagai penyeimbang terhadap fluktuasi harga. Maker bisa juga tergolong sebagai jenis stablecoin di mana nilainya akan terus mengikuti nilai dari USD alias dolar AS. Karena termasuk sebagai suatu governance token, pemilik dari token Maker bisa memberi dan turut berperan dalam pengambilan keputusan terkait perkembangan serta masa depan dari koin tersebut.

Cara Kerja Maker atau MKR

Sama halnya dengan perbankan konvensional, dalam dunia kripto kamu juga bisa melakukan pinjaman alias utang. Caranya dengan menggunakan jenis aset crypto yang dimiliki untuk meminjam jenis koin crypto yang lainnya. Kendati demikian, proses peminjaman pada dunia kripto tersebut mempunyai celah, yaitu fluktuasi nilainya yang rentan tak terkendali sehingga membuat jumlah koin crypto yang perlu dikembalikan oleh pihak peminjam dapat jauh berbeda dalam waktu yang singkat sekalipun. 

Menanggapi hal tersebut, dibuatlah suatu protokol yang disebut sebagai MakerDAO seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Dengan menggunakan protokol tersebut, seseorang mampu meminjam ataupun menabung aset crypto dengan stabil. 

Terkait cara kerjanya sendiri, ketika menyetorkan sejumlah koin ETH sebagai agunan atau jaminan, kamu akan mendapatkan DAI sebagai koin penggantinya. DAI tersebut akan dihancurkan jika pengguna telah berhasil melunasi utang atau pinjaman. Namun, lain halnya apabila nilai dari ETH mengalami kemerosotan secara drastis. 

Dalam kondisi tersebut, nilai dari agunan tak akan cukup untuk menutup nilai DAI. Solusinya, MakerDAO akan menciptakan Maker dan dijual ke market di mana hasilnya akan dipakai untuk melunasi utang atau pinjaman. 

Mengenai prosedur dari produksi Maker sendiri, token dengan jenis ERC-20 tersebut akan diciptakan dan dihancurkan tergantung dari seberapa stabil harga atau nilai dari DAI terhadap USD. Jika kondisi DAI tengah stabil, hal tersebut berarti semakin besar jumlah MKR yang akan dihancurkan untuk meminimalkan pasokan atau stok. Sebaliknya, produksi MKR akan dilakukan lebih banyak saat nilai dari DAI bergerak menjauhi USD. 

Agar bisa mendapatkan MKR, pegiat kripto harus lebih dulu membelinya pada platform pasar aset crypto. Barulah dengan begitu mereka bisa memberi suara dan turut berpengaruh terhadap perubahan dari tata pengelolaan protokol MakerDAO, seperti, penetapan jenis dari agunan yang bisa digunakan pada protokol tersebut atau lain sebagainya.

Baca Juga: Mengenal Uniswap, Cara Kerja dan Mata Uang Digitalnya

Cara Membeli Maker

Seperti yang telah dibahas sedikit sebelumnya, Maker dapat dibeli di sejumlah platform aset digital. Tentunya, pilih layanan transaksi aset digital yang terjamin keamanan dan legalitasnya agar terhindar dari risiko penipuan.

Tergantung dari kebijakan masing-masing layanan, cara membeli token Maker bisa sedikit memiliki perbedaan. Pembeliannya pun bisa dilakukan menggunakan mata uang Rupiah ataupun USD. Namun, secara umum, berikut adalah cara membeli Maker atau MKR.

  • Kunjungi laman atau aplikasi resmi platform transaksi aset digital. 
  • Lakukan pendaftaran lalu verifikasi akun sesuai dengan arahan
  • Setelah akun berhasil dibuat, kamu bisa mengakses menu wallet crypto pada platform tersebut.
  • Pada menu wallet crypto, cari dan pilih aset token MKR, dan pilih opsi Beli atau Jual.
  • Kemudian, masukkan nominal atau jumlah pembelian dari aset tersebut, baik dalam kurs Rupiah, USD, ataupun cryptocurrency tertentu.
  • Cek kembali nominal dan jenis token yang dibeli.
  • Setelah pembayaran berhasil dilakukan, notifikasi transaksi berhasil akan muncul dan pembelian atau penjualan token crypto tersebut selesai. 

Hal Unik Seputar Maker

Maker adalah jenis token yang dibuat serta dihancurkan sebagai respons dari fluktuasi nilai DAI. Dalam kata lain, nilai DAI bisa setara dengan 1 USD berkat cara kerja dari MKR ini. DAI memakai sistem agunan di mana pemilik asetnya bisa berperan sebagai bagian mekanisme DAI guna membantu proses pengelolaan jaringan. 

Token Maker ini juga bisa dijadikan solusi jika harga ETH merosot terlalu tajam dan cepat hingga tak bisa ditangani dengan optimal oleh protokol DAI. Dengan begitu, jika sistem agunan tak cukup untuk menutup nilai DAI, token MKR bisa dibuat lalu dijual ke pasar aset crypto guna mendapatkan agunan tambahan. 

Di samping itu, Maker juga bisa memutuskan seberapa besar pengaruh individu sesuai dengan nilai DAI yang dimilikinya. Jumlah yang didapatkan oleh pemilik DAI dikenal dengan sebutan DAI Saving Rate yang memiliki nilai sekitar 8,75% sampai 0% dalam setahun. 

Akan tetapi, setelah kejatuhan dari pasar di bulan Maret 2020, hal tersebut membuat nilai jual beli dari DAI lebih tinggi secara signifikan ketimbang 1 USD. Pasca kejadian tersebut, pemilik MKR memilih untuk menetapkan DAI saving rate menjadi 0% guna meningkatkan penjualan DAI. Alhasil, nilai dari DAI kembali mendekati nilai USD.

Penyebab Fluktuasi Nilai Token Maker

Nilai MKR berasal dari fungsinya sebagai token governance DeFi atau decentralized financial. Semakin tinggi pengaruh dari pemilik MKR terhadap DAI, artinya permintaan atas jenis token ini juga semakin tinggi. Walaupun token MKR tak memberi dividen, tapi nilainya dapat terapresiasi seiring dengan kesuksesan DAI. 

Jadi, Apakah Kamu Tertarik Menjadikan MKR sebagai Instrumen Investasi?

Itulah ulasan mengenai apa itu Maker atau MKR, cara kerja, cara beli, keunikan, hingga penyebab perubahan nilainya secara umum. Pada dasarnya, fungsi dari Maker adalah untuk menjaga nilai dari DAI agar tetap stabil dan nilai MKR bisa terapresiasi sesuai dengan keberhasilan dari DAI. Mengetahui hal tersebut, apakah kamu tertarik untuk menjadikan MKR ini sebagai instrumen investasi di pasar aset digital? 

Baca Juga: Mengenal Cosmos (ATOM), Pengertian dan Cara Kerja

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile