Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

9 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Viral Sejak Ghozali Everyday Jadi Miliarder Dadakan, Apa Sih NFT Marketplace dan Cara Mengaksesnya?

Rabu 17 Aug 2022 16:00 WIB

Rep: cermati.com/ Red: cermati.com

Cermati

Cermati

Foto: Cermati
Berikut pengertian dari NFT marketplace, sejarah perkembangan, contoh platform, sampai hal yang perlu disiapkan untuk mengaksesnya:

Nama Ghozali, atau mungkin saat ini lebih dikenal sebagai Ghozali Everyday, belum lama lalu sempat viral dan menarik perhatian jagat maya di Indonesia. Hal ini dikarenakan sosok yang masih berstatus mahasiswa tersebut mendadak menjadi miliarder melalui salah satu inovasi di dunia teknologi digital.

Ya, Ghozali Everyday merupakan mahasiswa dari Indonesia yang saat ini berhasil sukses dan menjadi miliarder dadakan dari hasil penjualan NFT foto selfie dirinya setiap hari. Diambil sejak tahun 2017 hingga 2021, foto selfie tersebut diubahnya menjadi NFT alias non fungitable token dan laku terjual pada salah satu platform NFT. Sontak tidak sedikit orang penasaran dan ingin mengikuti jejak Ghozali Everyday tersebut serta mendalami dunia NFT.

Jika kamu adalah salah satunya, ada baiknya untuk mengenali dulu apa itu pengertian NFT dan juga NFT marketplace agar mampu melakukan transaksi jenis aset digital tersebut. Nah, agar lebih paham tentang NFT marketplace, sejarah perkembangan, contoh platform, sampai hal yang perlu disiapkan untuk mengaksesnya, simak penjelasan berikut ini. 

Apa Itu NFT dan NFT Marketplace?

NFT

Secara umum, yang dimaksud dengan NFT adalah sebuah aset digital yang mulai dikenal di tahun 2017 melalui game NFT bernama Crypto Kitties. Melalui platform tersebut, pengguna dapat memainkan game berbasis blockchain Ethereum dengan mengadopsi, memelihara, sampai menjual kucing digital peliharaannya secara virtual. 

Terkait pengertiannya sendiri, NFT bisa diartikan sebagai aset digital yang mewakili produk berharga dan memiliki nilai tukar serta tak bisa diganti. Transaksi dari aset digital tersebut akan tercatat pada suatu data pada blockchain. Pada data tersebut berisi informasi terkait pencipta, harga, serta histori kepemilikan dari aset NFT yang bersangkutan. 

Beralih ke pengertian NFT marketplace, maksudnya adalah platform yang secara khusus berguna untuk menjual sejumlah aset digital tersebut. Melalui platform marketplace ini aset digital jenis NFT bisa ditampilkan serta diperjualbelikan.

Secara singkat, pengertian NFT marketplace adalah sebuah situs atau pasar NFT yang memiliki cara kerja selayaknya marketplace pada umumnya, misalnya eBay atau Amazon. Yang membedakan hanyalah marketplace NFT adalah layanan yang secara khusus berfokus pada jenis aset digital tersebut. 

Melalui marketplace NFT, para kolektor aset digital tersebut mampu melakukan aktivitas jual beli token NFT. Pada marketplace ini pula kolektor aset digital ini bisa menciptakan token NFT milik mereka sendiri dengan tujuan merepresentasikan kepemilikan dari aset maupun item unik tersebut, baik dengan wujud fisik ataupun digital. 

Sejarah Perkembangan dari NFT Marketplace

Perkembangan dari NFT marketplace ini diawali dari sebuah periode yang disebut dengan “DeFi Summer”. Pada periode tersebut, TVL atau Total Value Locked yang tersimpan pada smart contract dari DeFi meningkat secara signifikan dari yang awalnya ratusan juta USD seketika mencapai nominal hingga 20 miliar USD.

Imbas dari DeFi Summer tersebut, NFT dianggap sebagai salah satu aset kripto yang paling berpengaruh. Beberapa tanda atau indikatornya adalah banyaknya pegiat kripto, investor, sampai selebritas tingkat dunia ikut terlibat pada perdagangan atau transaksi aset NFT tersebut. 

Melansir informasi dari CoinMarketCap, pada pasar NFT atau marketplace NFT tercatat rekor penjualan hingga nominal 2,5 miliar USD sepanjang tahun 2021. Jadi, bisa dipahami jika awal mula perkembangan dari NFT marketplace ini adalah periode DeFi Summer yang terjadi pada tahun 2020 dan terus hingga penghujung tahun 2021 lalu. 

Baca Juga: NFT (Non-Fungible Token): Pengertian, Cara Buat Hingga Tips Cepat Laku

Contoh Platform NFT Marketplace

Pada dasarnya, platform pasar NFT memiliki 2 tipe, yaitu jenis universal dan jenis khusus. Pada jenis khusus, marketplace NFT biasanya hanya menjual jenis aset tertentu saja, sebagai contoh, item game, real estate berjenis virtual, ataupun koleksi dari kartu digital. Sementara untuk jenis universal, marketplace tersebut menyediakan jenis aset digital yang lebih bervariasi. 

Agar lebih memahami tentang marketplace NFT tipe universal, berikut adalah beberapa contohnya yang paling populer serta berorientasi pada jenis karya seni digital. 

Marketplace NFT

Keterangan

OpenSea

Jika kamu pernah mendalami tentang NFT, apalagi mencoba langsung transaksi aset digital tersebut, platform OpenSea ini tentu sudah tidak asing lagi terdengar di telinga. Pasalnya, OpenSea adalah marketplace NFT tipe universal pertama serta paling populer di kalangan para pemain aset digital ini.

Platform digital ini menggunakan basis dari blockchain Ethereum. Pada pasar NFT tersebut, kamu bisa menemukan beragam jenis produk aset NFT yang menggambarkan atau merepresentasikan kepemilikan dari karya seni, koleksi kartu, ataupun produk virtual lainnya. Melalui platform digital tersebut pula pengguna bisa membuat serta mengunggah koleksi karya ciptaan mereka sendiri serta menjualnya melalui layanan tersebut pula.

Rarible

Selanjutnya ada pula platform NFT marketplace yang dikenal dengan nama Rarible. Pada jenis pasar NFT tersebut, komunitasnya mencakup para pemilik token RARI. Para kolektor atau investor aset digital bisa menemukan beragam jenis koleksi seni dan juga produk lain pada platform ini dengan melihat segmen Top Sellers, Top Collections, Live Auctions, dan juga Hot Bids.

SuperRare

Selain OpenSea dan Rarible. Platform marketplace NFT lainnya yang cukup populer dan menjadi pusat penjualan aset digital tersebut adalah SuperRare. Platform ini bekerja sama dengan sejumlah seniman terkemuka di dunia untuk menghasilkan sebuah koleksi digital dan diamankan menggunakan kriptografi pada blockchain CryptoArt. Tidak hanya itu, pada platform ini pula tersedia sejumlah jenis karya seni digital yang otentik dan rutin ditunjukkan pada suatu pameran khusus secara berkala.

Nifty Gateway

Contoh platform jual beli aset digital NFT yang terakhir adalah Nifty Gateway. Sesuai namanya, platform ini adalah layanan marketplace yang memperjualbelikan Nifty, atau beragam macam aset digital.

Belakangan ini, jenis platform transaksi NFT tersebut kian bertambah popularitasnya semenjak terjual karya seni dari beragam seniman terkenal, sebagai contoh, Steve Aoki, Beeple, hingga deadmau5. Penjualan karya seni para seniman ternama tersebut bahkan berhasil memecah rekor penjualan NFT paling mahal di dunia dengan nilai mencapai 69,3 juta USD pada karya yang bertajuk “Everyday: The First 5000 Days”.

Baca Juga:  Mengenal Axie Infinity, Cara Kerja dan Dapatkan Crypto Gratis

3 Hal yang Perlu Disiapkan Saat Akan Mengakses NFT Marketplace

NFT

Nah, bagi kamu yang tertarik dengan dunia NFT, tentu ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan terlebih dahulu sebelum bisa mengakses platform NFT marketplace dan bertransaksi aset digital tersebut. Tidak sulit dan cukup praktis, berikut adalah beberapa hal yang perlu disiapkan jika kamu ingin mengakses salah satu platform NFT marketplace yang telah disebutkan di atas.

1. Akun Pengguna

Saat akan mengakses platform marketplace NFT dan melakukan transaksi, kamu harus terlebih dulu membuat akun pengguna. Mudah saja, kamu hanya perlu melakukan pendaftaran pada platform yang dipilih. Namun, perlu dipahami jika biasanya ada biaya dengan nominal yang bervariasi antar layanan agar bisa melakukan pendaftaran akun pengguna.

2. Dompet Cryptocurrency atau Mata Uang Kripto

Setelah membuat dan memiliki akun pengguna NFT marketplace, hal selanjutnya yang perlu disiapkan adalah dompet kripto. Dompet kripto ini berguna untuk menyimpan token atau koin mata uang kripto yang nantinya akan digunakan bertransaksi NFT. Pada setiap jenis pasar NFT umumnya mempunyai jenis dompet kripto tersendiri yang kompatibel dan sesuai dengan jenis blockchain masing-masing. 

3. Persiapkan Koin Kripto

Hal terakhir yang perlu dipersiapkan agar bisa bertransaksi aset digital ini pada marketplace adalah koin kripto. Bahkan, koin kripto ini mungkin perlu kamu siapkan terlebih dulu pada dompet kripto sebelum bisa mendaftar dan mengaktifkan pendaftaran akun pengguna pada NFT marketplace tertentu. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pastikan jenis koin kripto yang dimiliki sesuai dengan ketentuan dan didukung platform pasar NFT agar bisa digunakan. 

Pahami Jika Jual Beli NFT Termasuk Sebagai Aktivitas yang Berisiko 

Itulah penjelasan mengenai NFT marketplace, sejarah, contoh platform, hingga beragam hal yang perlu disiapkan untuk mengaksesnya. Terlepas dari itu semua, aktivitas jual beli NFT bisa dibilang cukup berisiko dan tidak ada hal yang mampu menjamin keuntungan dari transaksi tersebut.

Karenanya, sebelum memutuskan untuk terjun, pastikan pahami dulu cara kerja dari NFT beserta marketplace NFT agar risiko terjadi hal yang tak diinginkan bisa diminimalkan.

Baca Juga: Manfaat dan Resiko yang Bisa Didapatkan dari NFT

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile