Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

6 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Delapan Jenis Gibah

Rabu 05 Oct 2022 18:51 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah

Bergunjing, ghibah (ilustrasi). Delapan Jenis Ghibah

Bergunjing, ghibah (ilustrasi). Delapan Jenis Ghibah

Foto: republika
Orang yang suka menggibah akan menjadi penghuni neraka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gibah merupakan salah satu dosa besar dalam Islam. Gibah bertujuan menceritakan kekurangan orang lain sehingga tersebar luas.

Orang yang menggibah tidak akan diampuni Allah SWT sampai dia meminta maaf kepada orang yang digibahinya dan meminta keridhaannya. Karena itu orang yang suka menggibah akan menjadi penghuni neraka. Sebagaimana firman Allah SWT. 

Baca Juga

إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَنْ تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِينَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui. (Alquran surat An Nur ayat 19).

Ketua umum Rabithah Alawiyyah yang juga pengasuh Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah Pasuruan, Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf saat mengisi kajian Kitab Ihya Ulumuddin yang disiarkan melalui kanal resmi YouTube Sunsal Media beberapa waktu lalu menjelaskan tentang macam-macam bentuk gibah yang harus dijauhi oleh setiap Muslim. 

Pertama, gibah dengan lisan yaitu menceritakan kekurangan atau aib orang lain sehingga diketahui orang banyak. Dampak gibah dengan lisan sangat berbahaya sebab bisa memprovokasi orang lain sehingga tidak menyukai atau membenci seseorang.

Kedua, gibah dengan tulisan. Menceritakan aib orang lain dengan tulisan merupakan gibah. Menurut Habib Taufiq gibah melalui tulisan bahkan bisa lebih berbahaya dari gibah lisan sebab gibah melalui tulisan akan bisa tersebar lebih luas.

"Gibah tidak harus dilakukan dengan lafaz dengan mulut. Gibah bisa juga dalam bentuk tulisan. Lewat medsos menceritakan aib orang lain. Tulisan itu lebih berbahaya karena bisa turun-temurun," kata Habib Taufiq Assegaf. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile