Tips Ngabuburit Agar Lebih Bermakna dan Menyenangkan

Rep: Muhyiddin/ Red: Lida Puspaningtyas

Rabu 13 Mar 2024 03:45 WIB

Warga membeli aneka kuliner untuk takjil berbuka puasa di kawasan Taman Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju), Kota Bandung Selasa (12/3/2024). Ruang publik yang belum lama diresmikan ini, sekarang menjadi salah satu tempat favorit ngabuburit khusunya untuk anak-anak di Kota Bandung. Foto: Edi Yusuf/Republika Warga membeli aneka kuliner untuk takjil berbuka puasa di kawasan Taman Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju), Kota Bandung Selasa (12/3/2024). Ruang publik yang belum lama diresmikan ini, sekarang menjadi salah satu tempat favorit ngabuburit khusunya untuk anak-anak di Kota Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ngabuburit adalah sebuah tradisi yang biasa dilakukan menjelang berbuka puasa saat bulan Ramadhan. Saat Ngabuburit, biasanya umat Islam menghabiskan waktu dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan.

Istilah "ngabuburit" sendiri berasal dari Bahasa Sunda. Ngabuburit dalam bahasa Sunda berarti “ngalantung ngadagoan burit” atau bermain sambil menunggu waktu sore. Setiap daerah berbeda-beda dalam menjalankan tradisi ini.

Baca Juga

Ngabuburit bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti berkumpul bersama keluarga atau teman-teman, berbelanja untuk persiapan berbuka puasa, bermain permainan tradisional, atau bahkan menonton acara televisi spesial yang ditayangkan menjelang berbuka. Beberapa daerah di Indonesia juga mengadakan acara khusus ngabuburit, seperti pameran kuliner atau kegiatan seni budaya.

Tradisi ngabuburit menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang karena selain menjadi waktu untuk bersantai dan melepaskan penat, juga menjadi waktu untuk meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan dengan orang-orang terdekat.

Tradisi ini mencerminkan kegembiraan dan kebersamaan dalam menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Namun, bagaimana caranya agar ngabuburit kita lebih bermakna?

Berikut beberapa tips untuk membuat ngabuburit lebih bermakna dan menyenangkan:

 

1. Berolahraga Ringan

Lakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan-jalan santai atau senam ringan untuk menjaga tubuh tetap aktif dan sehat.

 

2. Membaca Alquran

Manfaatkan waktu ngabuburit untuk membaca Alquran. Mulailah dengan membaca beberapa ayat setiap hari, atau jika Anda sudah terbiasa, luangkan waktu untuk mengkaji lebih dalam.

 

3. Berbagi dengan Sesama

Gunakan waktu ini untuk melakukan amal baik seperti memberi makanan atau minuman kepada orang-orang yang membutuhkan, atau sumbangkan kepada yayasan amal.

 

4. Berkumpul dengan Keluarga

Manfaatkan waktu ngabuburit untuk berkumpul dengan keluarga. Anda bisa berbincang-bincang, bermain game bersama, atau menonton acara televisi yang bermutu.

 

5. Mempersiapkan hidangan buka puasa

Persiapkan makanan ringan yang sehat dan bergizi untuk berbuka puasa. Hindari makanan yang terlalu berat dan pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat.

 

6. Berdoa dan Berdzikir

Manfaatkan waktu ngabuburit untuk berdoa dan berdzikir. Ini adalah momen yang tepat untuk meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah.

 

7. Mendengarkan Ceramah Islami

Jika memungkinkan, ikuti ceramah atau pengajian yang diselenggarakan di masjid atau tempat lain. Ini akan memberi tambahan pengetahuan dan inspirasi untuk meningkatkan ibadah selama bulan Ramadan.

 

8. Mengisi Waktu dengan Aktivitas Produktif

Manfaatkan waktu ngabuburit untuk melakukan aktivitas yang produktif seperti membaca buku islami, menulis jurnal, atau belajar hal-hal baru yang bermanfaat.

Ingatlah bahwa ngabuburit adalah waktu yang berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan ibadah selama bulan Ramadhan. Dengan memanfaatkannya dengan baik, kita dapat meraih banyak pahala dan berkah.

 

Terpopuler