Jumat 28 Feb 2025 22:08 WIB

Gelar Doa Bersama untuk Garuda, Erick Ingatkan Upaya Harus Beriringan dengan Doa

Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga besar pada Ramadhan tahun ini.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah) bersama Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali (kanan) dan Ustadz Dasad Latif.
Foto: REPUBLIKA/Fitriyanto
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah) bersama Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali (kanan) dan Ustadz Dasad Latif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sehari menjelang bulan Ramadhan 1446 H, PSSI menggelar acara bertajuk Doa Bersama untuk Garuda. Acara digelar pada Jumat (28/2/2025) pukul 17.00 hingga pukul 19.30 di Ringroad GBK Senayan Jakarta. Walau hujan cukup deras di pertengahan acara, semangat sekitar 1.500 peserta yang hadir tak berkurang.

Sejumlah mantan pemain timnas hadir dalam acara ini. Ada pula penceramah Ustadz Das'ad Latif yang menjadi pengisi acara. Tak ketinggalan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Baca Juga

Erick mengatakan, sebagai Muslim, kita harus selaras dengan perintah Allah SWT dalam menjalani hidup. Selain harus bekerja keras, kita juga tak boleh melupakan berdoa dan bershalawat.

"Apalagi menyambut bulan Ramadan ini kita menghadapi dua pertandingan besar satu di Australia dan satu di Indonesia melawan Bahrain," kata dia setelah acara.

Ia mengaku bersyukur kepada Allah yang selama ini sudah memberikan kekuatan luar biasa bagi para pengurus PSSI serta tim nasional yang dicintai warga Indonesia.

"Tetapi tentu karena mimpinya lebih besar lagi, kita minta berkah dari Allah di bulan yang baik ini, ya...kita melakukan doa bersama," ujarnya.

Erick juga memberikan apresiasi kepada suporter yang selama ini menjadi darah bagi timnas dan sepak bola. Menurut Erick, beberapa mantan pemain timnas Indonesia yang diundang menghadiri acara ini merupakan bagian dari upaya menyatukan seluruh elemen menjadi keluarga besar.

"Sepak bola harus jadi pemersatu, bukan jadi pemecah, dan kita juga harus menjadikan sebuah kebanggaan nasional untuk sepak bola kita. Intinya itu menjadi ajaran yang baik. Kita juga tidak melihat sesuatu karena keterpaksaan tapi ini sebuah keikhlasan," ujar Erick.

Ustadz Das'ad Latif yang memberikan tausiah dan memimpin doa menyatakan, ide acara ini ditengarainya berasal dari Pancasila, yakni sila pertama Ketuhanan yang Maha Esa. Ini berarti bahwa PSSI yakin semua ada campur tangan gaib Allah.

"Kita sebagai orang beriman selain bekerja tapi tidak lupa berdoa. Sebaliknya berdoa tidak cukup, harus bekerja. Tentang hasilnya nanti kita berserah diri kepada Allah SWT," kata Ustadz Das'ad.

"Orang yang selalu berdoa Insya Allah hilang sombongnya karena dia yakin bahwa dia menang karena ada pertolongan Allah. Kalaupun dia kalah dia tidak kecewa, karena memang ada kehendak Allah SWT," kata dia.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement