
Kamis , 30 Mar 2023, 11:16 WIB
Sri Mulyani: Nol Emisi Karbon di ASEAN Masih Hadapi Tantangan

Selasa , 28 Mar 2023, 12:10 WIB
Aktivis Kecam Joe Biden Terkait Proyek Pengeboran Minyak di Alaska

Sabtu , 18 Feb 2023, 11:51 WIB
Menkeu: Negara tak Bisa Selesaikan Agenda Perubahan Iklim Sendirian

Rabu , 09 Nov 2022, 13:09 WIB
Lukisan 'Campbell's Soup' Karya Andy Warhol Diserang Aktivis Iklim

Jumat , 28 Oct 2022, 08:47 WIB
Krisis Energi Percepat Upaya Penanggulangan Perubahan Iklim

Senin , 24 Oct 2022, 11:50 WIB
Aktivis Iklim Jerman Lempar Kentang Tumbuk ke Lukisan Monet

Rabu , 19 Oct 2022, 11:23 WIB
Aksi Kolaborasi untuk Capai Indonesia Emisi Nol Bersih 2060

Senin , 26 Sep 2022, 08:55 WIB
Paus Fransiskus Gantungkan Harapan Generasi Muda Selamatkan Bumi

Rabu , 14 Sep 2022, 13:44 WIB
Rumah Mode Valentino Jadikan Situs Webnya Berkelanjutan

Rabu , 31 Aug 2022, 14:22 WIB
Peralihan ke Energi Terbarukan Vs Realitas Kebutuhan Bahan Bakar Fosil

Sabtu , 06 Aug 2022, 20:02 WIB
Pemerintah Manfaatkan Sawit dan Kemiri untuk Reduksi Energi Fosil

Senin , 04 Jul 2022, 06:15 WIB
Bakteri Ini Hasilkan Bahan Bakar Lebih Efisien Dibanding Bahan Bakar Jet

Bank Dunia Harap Konflik Rusia dan Ukraina Tak Pengaruhi Agenda Iklim
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Pelaksana Bank Dunia Mari Elka Pangestu berharap konflik Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung tak akan mempengaruhi agenda perubahan iklim. "Tetapi memang kenyataannya, ruang fiskal menjadi jauh lebih terbatas," ujar Mari dalam Webinar T20 Indonesia di Jakarta, Kamis (2/6/2022). Selain itu, ia menilai dalam jangka pendek, beberapa negara maju dan banyak negara lain kemungkinan akan menunda...

Selasa , 10 May 2022, 02:22 WIB
Pemimpin Agama Desak Bank Setop Danai Kegiatan Pemicu Perubahan Iklim

Rabu , 13 Apr 2022, 15:19 WIB
Yunani Tingkatkan Eksplorasi Gas untuk Kurangi Ketergantungan Energi Rusia

Rabu , 06 Apr 2022, 15:08 WIB
Jerman Akan Percepat Ekspansi Energi Terbarukan

Rabu , 06 Apr 2022, 00:25 WIB
Data WHO Tunjukan 99 Persen Populasi Dunia Hirup Udara tak Sehat

Kamis , 10 Mar 2022, 03:04 WIB
Negara Uni Eropa Terpecah Terkait Kapan Setop Impor Migas dari Rusia

Rabu , 09 Mar 2022, 03:36 WIB
Enam Skenario Jika Barat Larang Impor Minyak Rusia

Senin , 07 Feb 2022, 17:43 WIB
Harga Pembangkit Listrik EBT Kian Murah Dibanding Fosil

Jumat , 28 Jan 2022, 22:20 WIB
Kebijakan Transisi Energi Harus Didorong Daya Beli Masyarakat

Kamis , 27 Jan 2022, 21:31 WIB
Jokowi Ajak Komunitas B20 Investasi pada Transformasi Energi

Rabu , 24 Nov 2021, 10:40 WIB
UEA Membangun Pabrik Hidrogen Hijau Pertama

Kamis , 18 Nov 2021, 13:52 WIB
Muslim Dukung Perjanjian Non-Proliferasi Bahan Bakar Fosil

Ahad , 14 Nov 2021, 18:34 WIB
PBB Sebut Bahan Bakar Fosil Penyebab Utama Pemanasan Global

Ahad , 14 Nov 2021, 09:08 WIB
6 Produsen Mobil Besar Setop Produksi Mobil BBM pada 2040

Selasa , 09 Nov 2021, 15:55 WIB
Era Batu Bara Segera Berakhir, Benarkah?

PBB Gunakan Dinosaurus untuk Peringatkan Perubahan Iklim
REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- PBB menggunakan dinosaurus sebagai 'saksi' bahaya pembakaran bahan bakar fosil yang menimbulkan perubahan iklim. Di video yang diunggah di media sosial Rabu (27/10) itu dinosaurus menyerang aula Majelis Umum PBB di New York.Dalam video yang dirilis menjelang pertemuan perubahan iklim PBB tersebut dinosaurus yang dibuat menggunakan rekayasa komputer itu memberitahu para diplomat 'kepunahan adalah hal yang...

Senin , 14 Dec 2020, 12:08 WIB
Inggris akan Berhenti Biayai Proyek Bahan Bakar Fosil

Jumat , 27 Nov 2020, 16:06 WIB
In Picture: Aksi Jeda untuk Iklim di Bandung

Jumat , 27 Nov 2020, 14:26 WIB
In Picture: Aksi Asia Climate Rally Tuntut Hentikan Bahan Bakar Fosil

Rabu , 18 Nov 2020, 15:24 WIB
Menteri ESDM Tegaskan Komitmen Penggunaan Energi Bersih

Rabu , 21 Oct 2020, 16:14 WIB
Indonesia Perlu Melakukan Transisi Energi

Selasa , 13 Oct 2020, 15:01 WIB
PBB Minta Hentikan Pinjaman untuk Proyek Bahan Bakar Fosil

Sabtu , 03 Oct 2020, 11:17 WIB
Universitas Cambridge akan Setop Investasi Bahan Bakar Fosil

Jumat , 04 Sep 2020, 07:40 WIB
Serapan Biodiesel Nasional Semester Satu Capai 4,36 Juta kL

Kamis , 03 Sep 2020, 12:37 WIB