
Jumat , 04 Apr 2025, 21:30 WIB
Tarif Resiprokal AS Berpotensi Bikin Kurs Rupiah Terdepresiasi

Jumat , 04 Apr 2025, 20:25 WIB
Usai Anjlok Terparah dalam Beberapa Tahun Akibat Tarif, Trump: Pasar Saham Baik-Baik Saja

Jumat , 04 Apr 2025, 20:23 WIB
Indonesia in Emergency Talks with Malaysia over US Tariff Threat

Jumat , 04 Apr 2025, 20:07 WIB
Dampak Tarif Resiprokal AS terhadap RI Moderat dari Sisi Perdagangan

Jumat , 04 Apr 2025, 18:57 WIB
Norwegia Peringatkan Tarif AS Dapat Melanggar Prinsip NATO

Jumat , 04 Apr 2025, 18:47 WIB
RI-Malaysia Berkoordinasi Guna Respons Kebijakan Tarif Resiprokal AS

Jumat , 04 Apr 2025, 18:43 WIB
Perang Tarif Trump, Banggar DPR Sarankan RI Dorong WTO Sehatkan Perdagangan Internasional

Jumat , 04 Apr 2025, 18:37 WIB
Asosiasi Tekstil Desak Pemerintah Kirim Tim Negosiasi ke AS

Jumat , 04 Apr 2025, 18:16 WIB
China akan Kenakan Tarif Tambahan Sebesar 34 Persen pada Semua Produk Impor AS

Jumat , 04 Apr 2025, 15:55 WIB
Meksiko Dikecualikan, Presiden Claudia Sheinbaum Puji Donald Trump

Jumat , 04 Apr 2025, 09:34 WIB
Mengapa Trump tak Naikkan Tarif untuk Rusia dan Korut? Ini Jawaban Gedung Putih

Jumat , 04 Apr 2025, 07:30 WIB
Indef: Kita Butuh Segera Dubes untuk Lobi Tarif Impor Trump

Ekonom: 7 Langkah Strategis RI Antisipasi Dampak Tarif Baru Trump
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menerapkan tarif reciprocal terhadap beberapa negara, termasuk Indonesia, dinilai akan memberikan tekanan besar terhadap perekonomian dalam negeri. Hal ini disampaikan oleh Ekonom Wijayanto Samirin, yang menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah unilateral yang brutal. "Bagi Indonesia, pertumbuhan ekonomi akan terpengaruh yang mana impian untuk tumbuh lima persen tahun ini semakin...

Kamis , 03 Apr 2025, 16:02 WIB
Pengusaha dan Buruh Bersiaplah! Ini Komoditas Ekspor RI ke AS yang Bisa Kena Tarif Trump

Kamis , 03 Apr 2025, 15:33 WIB
Kebijakan Reciprocal Tariffs Presiden Trump Picu Harga Bitcoin Anjlok

Senin , 20 Jan 2025, 21:46 WIB
Trump Dilantik, PM Prancis Mendadak Ketar Ketir, Berikut Komentarnya

Jumat , 17 Jan 2025, 19:28 WIB