Laju Vaksinasi Covid-19 Dikebut Lagi Setelah Lebaran 

Hingga saat ini sudah 22 juta dosis vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan ke warga.

Antara/Nyoman Hendra Wibowo
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada penyandang tuna daksa di Rumah Bisabillitas, Denpasar, Bali, Ahad (9/5). Pemerintah terus berupaya meningkatkan kembali laju vaksinasi Covid-19 setelah Lebaran nanti.
Rep: Sapto Andika Candra Red: Friska Yolandha

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah terus berupaya meningkatkan kembali laju vaksinasi Covid-19 setelah Lebaran nanti. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, laju vaksinasi Covid-19 memang sempat cukup 'ngebut' di angka 500.000 dosis per hari pada Maret lalu. Namun kinerja tersebut merosot pada April menjadi kurang lebih 200.000-300.000 dosis per hari. 

Baca Juga


"Tapi alhamdulillah dengan bantuan banyak Kementerian, stok kita akan naik lagi di bulan Mei ini. Sehingga pesan saya ke seluruh aparat di daerah kita mulai genjot lagi karena stok vaksinnya cukup sesudah Lebaran," kata Budi dalam keterangan pers di kantor presiden, Senin (10/5). 

Tak tanggung-tanggung, pemerintah bahkan mengejar target 1 juta dosis vaksinasi pada Juni nanti. Angka ini memang sering disampaikan oleh Presiden Jokowi, namun urung tercapai karena keterbatasan pasokan vaksin. 

Sebagai informasi, per hari ini sudah ada 22 juta dosis vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia. Rinciannya, 8,7 juta orang telah menerima dosis lengkap dan 4,7 juta sisanya baru menerima vaksin dosis pertama.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Berita Terpopuler