REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Tim sukses pasangan nomor 1 Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli menolak tuduhan adanya pengerahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk memilih calon incumbent.
Ketua Advokasi tim sukses Foke-Nara, H. Zamakh mengatakan tidak pernah ada bentuk pengerahan PNS untuk mendukung Foke-Nara. Pihaknya malah akan mendukung semua upaya menjadikan PNS sebagai pihak yang netral.
"Kami pun mendukung upaya Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) mengontrol netralitas PNS," kata Zamakh di Gedung Panwaslu, Jakarta Pusat, Kamis (31/5).
Zamakh juga menjelaskan mengenai pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan para calon gubernur (cagub) dalam pelaksanaan pilkada ini. Seperti yang telah dilaporkan ke panwaslu dan panwaslu mempunyai kewenangan untuk ditindaklanjuti.
"Kalau memang itu pelanggaran, Panwaslu kan punya kewenangan untuk menindaknya," Jelasnya
Menurut Zamakh, tidak ada niatan timnya ingin melakukan pelanggaran, karena nantinya dapat bermasalah di kemudian hari. "Dari kita tak ada keinginan untuk melakukan pelanggaran, karna bisa masalah dikemudian hari." Ujar Zamakh.