REPUBLIKA.CO.ID, BIRMINGHAM -- "Never say never". Kalimat itu dipegang teguh pelatih Manchester City, Roberto Mancini. Arsitek asal Italia itu tidak akan menyerah dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini.
Skuat the Citizens masih melihat celah mengejar pemuncak klasemen Manchester United (MU). Kemenangan 1-0 di markas Aston Villa pada Selasa (5/2) semakin menambah kepercayaan diri Mancini. Carlos Tevez menjadi penentu kemenangan timnya di Villa Park.
City pun bisa kembali menjadikan selisih jarak 12 poin dengan rival sekotanya itu. "Teruslah meraih kemenangan dan anda tidak akan pernah tahu (apa yang akan terjadi). Ini sepak bola," kata dia seperti dilansir Sky Sports.
Selisih angka dengan MU memang terbilang besar. Namun, Mancini melihat kompetisi liga masih belum berakhir. Ia mengatakan segala sesuatu masih bisa terjadi dalam sepuluh pertandingan sisa hingga akhir musim nanti.
Mancini hanya berharap pasukan Iblis Merah tergelincir seperti musim lalu dan City mempunyai kesempatan mengambil alih posisinya. Pengalaman musim lalu membuat City tidak akan menyerahkan gelar juara Liga Primer begitu saja pada rival sekotanya. Apalagi, kedua tim masih menyisakan laga derby di Old Trafford pada Selasa (9/4).
Mancini ingin memanfaatkan pertandingan itu untuk mendekati MU. Sebelum laga derby, tim besutan pelatih Alex Ferguson akan menghadapi Reading dan Sunderland. "Kami berharap mereka kehilangan poin sebelum laga derby," kata dia.