REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PSMS Medan Divisi Utama PT. Liga Indonesia, Indra Sakti, mengakui klubnya masih menunggak gaji pemain. Namun, ia membantah jumlah tunggakan yang dialami pemain mencapai 10 bulan.
"Kami memang tidak memiliki dana membayar pemain. Tapi, jumlahnya tidak sebesar itu (10 bulan)," kata Indra Sakti ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Indra menjelaskan PSMS Medan baru mulai berkompetisi pada 9 Februari 2013 dan selesai pada 11 Juni 2013. Sedangkan, klub sudah membayar satu bulan gaji pada Januari untuk gaji bulan Februari.
"Jadi, hanya empat bulan," kata dia.
Indra mengakui belum bertemu dengan para pemain PSMS Medan. Tapi ia sudah melakukan pertemuan dengan CEO PT. Liga Indonesia, Djoko Driyono, untuk menyusun langkah-langkah dan menyerahkan proposal penyelesaian masalah tunggakan gaji.
"Pasti kami akan berusaha sekeras mungkin menyelesaikan masalah ini," ujarnya.