Kamis 25 Jul 2013 06:04 WIB

Kereta Api Tergelincir, 35 Orang Tewas

Rep: Ani Nursalikah/ Red: Taufik Rachman
Kecelakaan Bus (ilustrasi)
Foto: IST
Kecelakaan Bus (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sedikitnya 35 orang dilaporkan tewas dan 50 orang lagi terluka akibat sebuah kereta api yang tergelincir di wilayah pinggiran kota Santiago de Compostela di utara Spanyol pada Rabu waktu setempat.

Kecelakaan itu merupakan salah satu yang terburuk dalam sejarah negara tersebut. Jenazah yang ditutupi selimut tampak terbaring di keranda seiring asap yang masih terlihat dari reruntuhan kereta beberapa ratus meter dekat pintu masuk stasiun utama kota itu.

Tergelincirnya kereta api tersebut bertepatan dengan malam Festival Kristen di kota Santiago de Compostela, tempat para pelancong berkunjung guna memadati jalanan kota bersejarah itu.

"Peristiwanya berlangsung sangat cepat... tampaknya pada saat melintasi jalur yang berbelok kereta mulai oleng dan tergelincir, sehingga kemudian gerbongnya satu persatu keluar jalur dan bertabrakan satu sama lain," kata penumpang yang selamat, Ricardo Montesco, kepada radio Cadena Ser.

Saksi mata lain mengatakan bahwa dia mendengar bunyi ledakan sebelum melihat adanya sebuah kereta yang tergelincir.

Juru bicara pemerintah setempat menyebut peristiwa itu merupakan murni kecelakaan. Peristiwa kecelakaan yang melibatkan kereta api terakhir terjadi ketika pengeboman kereta api di Madrid pada 2004 lalu.

"Kami dapat memastikan bahwa peristiwa itu merupakan kecelakaan, tetapi kami belum bisa memastikan jumlah korban jiwa," katanya.

Seorang pejabat dari otoritas wilayah Galicia, Alberto Nune Feijo, menyebut jumlah korban jiwa sebanyak 35 orang dan menyatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement