Jumat 04 Jul 2014 15:20 WIB

Serangan Udara Israel Cederai Belasan Warga Palestina

Warga Palestina berdiri di dekat lubang besar akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, Palestina, Kamis (3/7)
Foto: Reuters/Mohammed Salem
Warga Palestina berdiri di dekat lubang besar akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, Palestina, Kamis (3/7)

REPUBLIKA.CO.ID, JERUSALEM -- Sebelas warga Palestina terluka Kamis ketika Israel menggempur sasaran di Gaza saat gerilyawan terus melepaskan tembakan-tembakan lintas-perbatasan dengan roket menghantam dua rumah di Israel selatan.

Tetapi tidak ada tanda-tanda segera kembali ke bentrokan yang telah menelan Yerusalem timur pada Rabu, menyusul penculikan dan pembunuhan seorang remaja Palestina dalam dugaan serangan balas dendam setelah tiga pemuda Israel diculik dan dibunuh.

"Sebelas orang terluka pada malam hari, termasuk satu yang berada dalam kondisi serius," kata juru bicara otoritas kesehatan Gaza, menunjukkan tujuh terluka di Beit Lahiya di utara dan empat di Kota Gaza.

Penggerebekan fajar terjadi setelah hampir selusin roket ditembakkan ke Israel selatan, dua di antaranya dicegat oleh sistem anti-rudal Iron Dome. Demikian kata tentara.

''Satu tembakan menghantam langsung ebuah rumah di Sderot, menyebabkan pemadaman listrik di seluruh kota,'' kata polisi.

Bahkan. setelah penggerebekan, serangan roket dilanjutkan dengan proyektil lain memukul rumah kedua di kota itu. Demikian kata pihak militer Israel.

sumber : Antara/AFP
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement