Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Myanmar Bebaskan 3.000 Tahanan Politik

Selasa 07 Oct 2014 07:04 WIB

Rep: Gita Amanda/ Red: Julkifli Marbun

Myanmar

Myanmar

Foto: Reuters/Damir Sagolj

REPUBLIKA.CO.ID, NAYPYIDAW -- Pemerintah Myanmar mengumumkan, telah membebaskan lebih dari 3.000 tahanan. Presiden Thein Sein mengatakan, telah mengampuni mereka demi perdamaian dan stabilitas.

 

Koresponden BBC Myanmar mengatakan, indikasi awal menujukkan bahwa beberapa dari tahanan yang dibebaskan merupakan mantan perwira intelijen militer. Sebagian besar tahanan politik di Myanmar dibebaskan sebagai bagian dari proses reformasi.

Kelompok hak asasi manusia memperkirakan ratusan lainnya masih ditahan. Presiden Thein Sein, yang merebut kekuasaan pada 2010, berjanji untuk membebaskan semua tahanan politik.

Kebanyakan dari mereka yang akan dibebaskan dalam kelompok terbaru ini, diperkirakan hanya melakukan kejahatan ringan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile