REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Gonjang-ganjing nasib gelandang Paris Saint Germain (PSG), Marco Verratti, sedang ramai diperbincangkan. Hubungan gelandang asal Italia itu di PSG dikabarkan segera berakhir.
Hal itu berangkat dari reaksi marahnya Verratti ketika diganti oleh pelatih PSG, Unai Emery, saat timnya bermain imbang 0-0 kontra Marseille akhir pekan lalu. Dikabarkan, saat itu Verratti juga berkomentar buruk terhadap keputusan Emery yang menggantinya.
Riak-riak ini pun tercium oleh dua klub asal negara kelahiran Verratti. AC Milan dan Juventus dikabarkan akan menggaet gelandang 23 tahun itu. Akan tetapi, agen Verratti, Donato Di Campli buru-buru membantah keretakan hubungan antara kliennya dengan PSG.
“Verratti ingin mendapatkan trofi Liga Champions, untuk itu dia tak akan pergi kemana-mana dari PSG,” kata Di Campli dikutip dari Premium Sport, Rabu (27/10).
Di Campli mengatakan, dia merasa terganggu dengan pemberitaan yang lalu lalang di radio dan TV Prancis mengenai nasib Verratti. Menurut dia, sumber pemberitaan yang beredar di Prancis tidak menjadikan klub sebagai sumber berita. “Verratti harus lebih dihormati,” tegasnya.