Mahasiswa Amerika Bagikan Takjil di Unitomo

Red: Ilham

Selasa 30 May 2017 19:40 WIB

Takjil (ilustrasi). Foto: Antara/Sahrul Manda Tikupadang Takjil (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Empat mahasiswa asing dari Oklahoma University, Amerika Serikat, Selasa (30/5), membagikan takjil gratis kepada masyarakat di depan Universitas dr Soetomo (Unitomo) Surabaya. Pembagian ini rangkaian kegiatan "Ngabuburit Bareng Bule" yang digelar Hima Sastra Inggris Unitomo.

Keempat mahasiswa adalah Emily, Jimmy, Sam, dan Rebecca. Meereka terlebih dahulu membuat minuman berupa es blewah dan es dawet dan memakai pakaian Muslim sebelum membagikan takjil kepada masyarakat.

Emily mengatakan, dirinya bersemangat menyiapkan dan membagikan takjil kepada pengendara. Pembagian itu baginya hal baru karena di negara asalnya sangat jarang orang berpuasa. "Di Indonesia mayoritas beragama Islam. Jadi walaupun tidak berpuasa, tapi harus menghormati orang yang berpuasa di sini. Saya juga sangat senang bisa membagikan takjil dan belajar budaya di Indonesia," kata Emily.

Ia menambahkan, dengan membagikan takjil kepada pengendara, dia dan ketiga temannya ingin menghapus stigma bahwa Amerika Serikat anti-Islam seperti yang diberitakan media dan terutama saat Presiden Donald Trump terpilih.

"Ini tadi saya sangat suka terhadap minuman es dawet. Karena rasa dawetnya yang kenyal, dan di Amerika tidak ada yang kenyal seperti itu," kata dia.

Ketua Panitia Ngabuburit Bareng Bule Unitomo, Ibnu Adbul Ghofar mengatakan, acara ini dimaksudkan agar terciptanya toleransi beragama antarmanusia. Selain itu, pihaknya ingin memberikan pelajaran dan berbagi tentang cross culture mengenai budaya Indonesia terutama saat bulan Ramadhan.

"Pembagian takjil ini karena bertepatan dengan datangnya bulan Ramadhan. Selain itu, pembagian takjil gratis merupakan suatu tradisi yang mungkin hanya ditemui di Indonesia," ujar Ibnu. Tahun depan, pihaknya berencana mengadakan acara seperti itu, tapi dengan konsep yang berbeda.

Terpopuler