REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan tak mau melihat kiper andalannya Samir Handanovic dibajak klub lain. Pada jendela transfer musim panas 2017 kemarin, kiper asal Slovenia itu dikaitkan dengan dua klub Liga Primer Inggris, Liverpool dan Tottenham Hotspur. The Red dan Spurs ingin memanfaatkan situasi kejenuhanHandanovic yang belum juga merasakan gelar juara sejak bergabung dengan Inter2012 lalu.
Dikutip dari Football Italia, Jumat (22/9), I Nerazzurri dalam waktu dekat akan memberikan perpanjangan kontrak kepada Samir sampai Juni 2021. Sebelumnya pemain 33 tahun itu memiliki kontrak sampai 2019.
Selain tambahan kontrak dua tahun, bekas kiper Udinese itu juga mendapat kenaikan gaji sampai 3 juta euro. Hal itu diyakini membuat Handanovic betah bertahan buat Inter yang kini sedang dalam grafik bagus di Serie A Liga Italia.
Handanovic adalah penjaga gawang yang matang karena ditempapengalaman. Ia mulai berkecimpung di Seri A Liga Italia sejak 2004 lalu. Awalnya, ia harus sabar menjadi kiper pelapis di Udinese.
Pemain bertinggi 1,93 meter itu sempat dipinjamkan Udinese selama tiga tahun, masing-masing semusim untuk Treviso, SS Lazio, dan Rimini. Ia mulai mendapat kepercayaan dari Udinese sejak musim 2007-2008.
Prestasi terbaik Handanovic adalah menjadi kiper terbaik Serie A pada 2011. Faktor tersebut membuat Inter kepincut membelinya pada musim panas 2012 lalu seharga 11 juta euro.