Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

8 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Israel Blokir Dana untuk Pekerja Palestina

Selasa 20 Mar 2018 17:06 WIB

Rep: Marniati/ Red: Nur Aini

Para pekerja Palestina (ilustrasi).

Para pekerja Palestina (ilustrasi).

Foto: AP
Sebanyak 12 persen tenaga kerja Palestina bekerja di Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Wakil Menteri Energi Otoritas Palestina Samer Salama mengatakan pihak berwenang Israel telah menahan dana sebesar 10 miliar dolar AS untuk para pekerja Palestina.

Dilansir Middle East Monitor, Selasa (20/3), dalam sebuah pertemuan dengan delegasi dari Uni Federasi Internasional (UNI) yang dipimpin oleh Ann Celine, dia menyerukan tekanan pada pemerintah Israel untuk mengembalikan uang tersebut kepada pekerja Palestina. Delegasi tersebut mendapat penjelasan tentang bagaimana pekerja Palestina menderita di pos pemeriksaan militer Israel dan pelanggaran Israel terhadap mereka.

Salama mengatakan 12 persen tenaga kerja Palestina bekerja di Israel. Sebanyak 30 ribu orang bekerja di permukiman ilegal Israel dan 40 ribu orang lainnya bekerja tanpa izin.

Dia mencatat bahwa para pekerja tersebut dinilai melanggar oleh majikan Israel mereka, yang tidak memenuhi standar keamanan minimum di tempat kerja. Celine menyatakan dukungannya untuk pekerja Palestina dan berjanji untuk mengangkat isu pelanggaran terhadap pekerja Palestina selama pertemuannya dengan pejabat Israel dengan tujuan memperbaiki kondisi kerja.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile