REPUBLIKA.CO.ID, RIJEKA -- Timnas Inggris harus bermain imbang tanpa gol ketika bentrok dengan Kroasia pada turnamen Liga Bangsa-Bangsa di Stadion Rijeka, Sabtu (13/10). Arsitek the Three Lions, Gareth Southgate mengatakan alasannya mengubah skema tiga bek yang menjadi ciri khasnya.
"Pada laga ini kita melihat John Stones dan Harry Maguire membangun serangan dari belakang dan Eric Dier sedikit lebih ke depan," kata Southgate dikutip Four Four Two, Sabtu (13/10).
Pada laga yang Liga Bangsa-Bangsa A Grup IV, pelatih berusia 48 tahun memainkan skema empat bek dengan bertujuan dapat memaksimalkan peran dua bek sayap dan memiliki banyak opsi untuk menyerang. Tak hanya itu, faktor banyaknya pemain sayap di tubuh Tiga Singa juga menjadi alasan lain yang Southgate lakukan.
"Tentu hal ini mendukung sistem ini. Saya pikir kami harus berpikir terbuka untuk mencoba strategi lain. Tapi saya pikir para pemain kami menjalankan strategi baru ini dengan sangat baik," sambung Southgate.
Dalam pertandingan dini hari tadi Inggris memang terlihat lebih menguasai penguasaan bola dengan 54 persen berbanding 46 persen, sementara Marcus Rashford melepaskan enam tembakan tepat sasaran, termasuk dua kali membentur mistar gawang Kroasia. Selanjutnya Inggris bakal berhadapan dengan pemimpin klasemen Spanyol pada Senin (15/10) mendatang.