SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung akan kembali melakoni laga yang tak menguntungkan di lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2019. Saat bertandang ke markas Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019), skuat Maung Bandung berlaga tanpa kehadiran suporter.
Berlaga tanpa dukungan bobotoh menjadi kerugian bagi Supardi CS. Sebelumnya, skuat Maung Bandung menggelar laga kandang rasa tandang saat menjamu Persebaya Surabaya di pulau Dewata, Bali.
AYO BACA : Ardi Idrus Harap Bobotoh 'Birukan' Stadion I Wayan Dipta
"Kita sudah mendapat konfirmasi kalau main lawan Bhayangkara FC pada 23 Oktober, di Jakarta, di Stadion PTIK. Tapi ini juga di luar ekspektasi kita, karena kita harus bermain di stadion yang kosong (tanpa suporter)," ungkap Robert.
Di dua laga ini, Maung Bandung sangat merugi. Pertama, Persib harus bermain di luar kandang untuk menjamu Persebaya Surabaya, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (18/10/2019). Hal itu imbas dari tak dikeluarkannya izin keramaian menggelar laga kandang di Stadion Si Jalak Harupat.
AYO BACA : Jamu Persebaya di Bali, Skuat Persib Berangkat Lebih Awal
Kedua, di laga kontra Bahyangkara FC, mereka harus bermain tanpa penonton. "Ini di luar ekspektasi kita, setelah kita (laga kandang) di luar, ekspektasi untuk laga yang terakhir, justru sekarang kita harus main di stadion yang kosong," lanjut Robert.
Di sisi lain, pertandingan sepi penonton sedianya sempat dialami skuat Pangeran Biru saat menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin (23/9/2019). Di laga itu, Maung Bandung menang telak 3-1 atas skuat Mutiara Hitam.
Robert mengaku bingung dengan penyebab penonton tak diperbolehkan datang ke stadion saat berhadapan dengan Bhayangkara FC. Robert pun tidak bisa berkomentar banyak atas kondisi tersebut.
"Kita tidak main di kandang, setelahnya kita main di stadion yang kosong. Suporter tidak bisa mengikuti tim. Jadi, apa yang bisa saya katakan?" ujarnya.
AYO BACA : Persib Boyong 23 Penggawa ke Kandang Sementara di Bali