REPUBLIKA.CO.ID, INGGRIS -- Pemain Liverpool Trent Alexander-Arnold mengakui mendapat arahan dari manajemen klub untuk memperbaiki sikap di lapangan. Trent dianggap mudah menampilkan bahasa tubuh seolah kalah dan tunduk pada lawan.
Liverpool ternyata punya staf yang khusus menganalisa bahasa tubuh anggota tim. Dari hasil analisa, bahasa tubuh Trent dinyatakan perlu diubah.
Manajer Liverpool Jurgen Klopp pun sudah meminta Trent untuk terlihat kuat saat momen-momen sulit di lapangan hijau. Klopp tak ingin ada anak buahnya yang terlihat lemah di mata lawan.
"Banyak yang memperhatikan bahasa tubuh saya di lapangan. Jika saya lelah dan terlihat panik ternyata mudah terlihat. Manajer selalu bilang padaku bahwa itu pertanda buruk," kata Trent dilansir dari Daily Mail pada Sabtu (21/12).
Ia menyebut hal tersebut bisa membuatnya kehilangan fokus dan terlihat. Sehingga lawan akan berpikir mudah mengalahkannya.
Trent sudah memulai debut di Liverpool sejak 2016 hingga berhasil meraih tempat di skuat utama. Trent kini mempelajari bahasa tubuh untuk memahami ketika musuh tertekan dan kehilangan fokus.
"Jika saya melihat sayap kiri atau sayap kanan terlihat kelalahan maka hal itu menambah semangat saya. Anda tidak ingin menjadi pemain yang lemah di tim. Saya harus fokus konsentrasi memastikan saat lelah saya tidak menunjukkannya," ucap Trent.