Rabu 08 Jan 2020 21:03 WIB

Tanpa 4 Pemain di Timnas, SM Pertamina Tetap Incar Juara IBL

SM Pertamina membangun sistem baru bersama pelatih Milos Pejic.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Skuat tim, pelatih, ofisial, dan manajemen Satria Muda Pertamina dalam launching tim di Jakarta, Rabu (8/1).
Foto: Fernando Randy/Satria Muda Pertamina
Skuat tim, pelatih, ofisial, dan manajemen Satria Muda Pertamina dalam launching tim di Jakarta, Rabu (8/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meskipun ditinggal empat pemain utamanya termasuk kapten tim Arki Dikania Wisnu yang memperkuat timnas basket putra Indonesia, Satria Muda (SM) Pertamina tetap menargetkan juara IBL 2020. Hal ini diungkapkan Wakil Presiden SM Pertamina Rony Gunawan saat peluncuran tim di Hotel Santika Jakarta, Rabu (8/1).

"SM selalu ingin jadi yang terbaik, kondisi apa pun. Seperti saat ini banyak pemain baru, pelatih baru, kami tetap menargetkan juara di IBL 2020," kata Rony Gunawan yang juga mantan pilar tim yang bermarkas di Mahaka Square, Britama Arena, Kelapa Gading Jakarta ini.

Baca Juga

Mengomentari dipanggilnya Arki ke timnas, yang juga akan berpartisipasi di IBL dengan nama Indonesia Patriots, Rony mengatakan, ini menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kapasitas mereka. Selain Arki, Kevin Yonas Sitorus, Laurentius Steven Oei, dan Hardianus Lakudu juga absen membela SM Pertamina karena dipanggil ke tim Indonesia Patriots.

Semenjak dipegang pelatih asal Serbia, Milos Pejic, SM Pertamina membangun sistem baru selama tiga bulan terakhir. Sistem baru ini diuji di turnamen pramusim dan sejumlah laga uji coba. Hasilnya cukup memuaskan Milos yang menginginkan timnya bertahan dengan kuat dan menyerang dengan cepat. 

“Saya gembira dengan persiapan yang kami jalani, semua pemain kami dalam kondisi yang fit. Setiap hari kami terus bekerja keras untuk jadi lebih baik di segala aspek,” ungkap Milos. 

Milos juga mengakui kepergian Arki membuat SM Pertamina kehilangan sosok pemimpin di dalam dan luar lapangan. Ia menyatakan sedang menciptakan pemimpin baru pada musim ini.

Manajemen SM Pertamina sigap mengantisipasi absennya empat pemain yang bermain untuk Indonesia Patriots. Mereka merekrut beberapa nama pemain seperti Bima Riski, Ngurah Wisnu, serta Fadlan Minallah. Selain rekrutan lokal, SM Pertamina musim ini juga diperkuat oleh tuga legiun asing, yakni Tyquan Scott, Elijah Foster, dan Gary Jacobs Jr.

Proses integrasi ketiganya berjalan dengan cukup baik, Gary Jacobs Jr yang sebelumnya sudah tiga musim bermain di Indonesia mampu membawa Elijah Foster dan Tyquan Scott beradaptasi dengan baik di dalam maupun di luar lapangan. 

Presiden Klub Satria Muda Pertamina, Robbyanto Budiman secara terpisah menerangkan bahwa pada musim kompetisi ini Satria Muda Pertamina harus tetap menjadi tim yang kompetitif. “DNA Satria Muda adalah DNA juara, kami akan mencoba yang terbaik untuk 

merealisasikan hal ini, imbuh Robby. Pada musim kompetisi ini, SM Pertamina masih didukung oleh Pertamina sebagai sponsor utama tim Satria Muda. Tahun 2020 menjadi spesial bagi hubungan kerja sama antara Satria Muda dan Pertamina karena tahun ini menandai tahun kelima kerja sama antara Satria Muda dan Pertamina. 

Danang Widiasurya Assistant Manager Marketing Communication PT Pertamina (Persero) menyatakan sejak awal menjalin kerja sama panjang selama enam tahun dengan SM. Menurut Danang, pihak Pertamina sangat puas dengan kerja sama yang sudah terjalin selama ini.

"Dalam setiap kerja sama, Pertamina memang mensponsori klub atau atlet papan atas atau juara, termasuk Satria Muda," kata dia. 

Selain Pertamina juga ada sponsor-sponsor lain yang setia mendukung SM Pertamina seperti Gen & Jak FM, Wahana Honda, Li-Ning, Gold’s Gym, The Executive, Jockey, air mineral Prim-a.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement