Sabtu 07 Mar 2020 13:24 WIB

Klopp Tolak Usulan UEFA Hapus Piala Liga Inggris

Penghapusan Piala Liga Inggris sebagai solusi mengurangi padatnya jadwal laga.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Andri Saubani
Juergen Klopp
Foto: AP /Thanassis Stavrakis
Juergen Klopp

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, menolak usulan Presiden Presiden Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Alexander Cerefin, terkait penghapusan Piala Liga Inggris. Kendati begitu, pelatih asal Jerman itu sepakat dengan pengaturan jadwal kompetisi domestik di sepak Inggris guna mengurangi padatnya jadwal pertandingan.

Sebelumnya, Cerefin sempat mengungkapkan usulannya kepada Federasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk menghapus gelaran Piala Liga Inggris. Penghapusan ini dianggap dapat menjadi salah satu solusi guna menjawab padatnya jadwal di kompetisi domestik sepak bola Inggris. Tidak jarang, lantaran harus tampil di tiga kompetisi domestik, tim-tim asal Inggris harus tampil dalam jadwal yang padat.

Baca Juga

Namun, usulan ini ditentang Klopp. Menurut mantan pelatih Borussia Dortmund itu, gelaran Piala Liga Inggris merupakan salah satu turnamen tradisional di sepak bola Inggris. Belum lagi dengan keuntungan finansial buat tim-tim kecil yang berpartisipasi di turnamen tersebut.

''Piala Liga Inggris adalah salah satu turnamen tradisional di Inggris. Bagaimana saya bisa mengatakan turnamen itu tidak penting dan mesti dihapuskan? Apalagi, secara finansial, turnamen ini memiliki dampak yang cukup besar buat tim-tim Football League,'' kata Klopp seperti dikutip Liverpool Echo, Sabtu (7/3).

Kendati begitu, Klopp sepakat dengan adanya usulan perubahan dalam penjadwalan pertandingan di kompetisi domestik sepak bola Inggris. Ini dilakukan agar sebuah tim tidak harus tampil dengan jadwal yang begitu padat, dan hanya memiliki masa istirahat yang sebentar.

Pada musim ini, Liverpool bahkan harus menurunkan tim U-23 di babak perempat final Piala Liga Inggris lantaran tim senior harus tampil di pentas Piala Dunia Antar Klub. ''Memang harus ada solusi terkait hal itu. Jumlah laga yang lebih sedikit cukup memungkinkan dengan adanya sejumlah perubahan. Harus diakui, setiap musim kompetisi di Inggris berlangsung dengan sangat intens,'' tutur Klopp.

Di antara lima liga top Eropa, hanya Liga sepak bola Inggris yang masih mempertahankan Piala Liga Inggris. Pada September silam, Prancis telah memutuskan untuk tidak lagi menggelar Piala Liga Prancis pada musim depan. Sementara di Spanyol, Italia, dan Jerman, kompetisi domestik hanya memiliki satu turnamen dan satu kompetisi liga.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement