Rabu 01 Jul 2020 09:49 WIB

Sah, Mississippi Copot Bendera Konfederasi 

Mississippi akhirnya mencopot bendera konfederasi.

Gubernur Negara Bagian Mississippi Tate Reeves mengesahkan undang-undang yang mencopot bendera konfederasi, Selasa (30/6).
Foto: Rogelio V. Solis/Pool/AP
Gubernur Negara Bagian Mississippi Tate Reeves mengesahkan undang-undang yang mencopot bendera konfederasi, Selasa (30/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JACKSON -- Gubernur Negara Bagian Mississippi Tate Reeves, Selasa (30/6), akhirnya menandatangani undang-undang yang mengesahkan pencopotan bendera konfederasi. Sebelumnya, Mississippi adalah satu-satunya negara bagian di Amerika Serikat (AS) yang masih memasang bendera konfederasi sebagai bendera negara bagian, berdampingan dengan bendera AS.   

"Ini bukan momen politis bagi saya, namun ini peristiwa khidmat untuk mengarahkan keluarga besar Mississippi untuk bersatu, untuk rekonsiliasi, dan melangkah ke depan," kata Reeves. 

Penandatanganan dihadiri sejumlah tokoh kulit hitam Mississippi. Di antara mereka terlihat hakim kulit hitam pertama di Mahkamah Agung Mississippi, Reuben Anderson.

Bendera konfederasi dianggap sebagai bendera yang melambangkan rasisme di AS. Ini terkait sejarah panjang perbudakan dan Perang Sipil 1861-1865. 

 

Tewasnya George Floyd pada 25 Mei di tangan polisi warga kulit putih mencetuskan aksi unjuk rasa di AS dan berbagai negara dunia. Insiden itu juga mendidihkan kembali perdebatan bendera konfederasi di AS khususnya di Mississippi, sebagai negara bagian terakhir dari 11 negara bagian yang masih memasang bendera konfederasi.

Parlemen negara bagian meloloskan rancangan undang-undang (RUU) pencopotan bendera konfederasi, Ahad (28/6). Lolosnya RUU tersebut menutup debat emosional dan upaya puluhan tahun para anggota parlemen kulit hitam dan aktivis lain yang menilai bendera konfederasi sebagai simbol kebencian. 

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement