Kamis 17 Dec 2020 17:05 WIB

KNKT: Rata-Rata, Ada 36  Kecelakaan per Bulan di Cipali 

Sebagian besar, yakni 80 persen, kecelakaan di Cipali disebabkan faktor manusia.

Red: Ratna Puspita
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono
Foto: Republika/Iman Firmansyah
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyoroti tingginya kecelakaan kendaraan bermotor di Tol Cipali selama 2020. Rata-rata, satu bulan bisa mencapai 36 kali hingga memakan korban jiwa meninggal cukup banyak.

"Kami prihatin dengan kecelakaan di Tol Cipali yang sebagian besar yakni 80 persen disebabkan oleh kesalahan faktor manusia. Terakhir terjadi kecelakaan yang memakan korban tewas 10 orang," kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam jumpa pers akhir tahun 2020 di Jakarta, Kamis (17/12).

Baca Juga

Menurutnya, kasus kecelakaan di Tol Cipali perlu mendapat perhatian serius dari pemangku kepentingan, termasuk dari pengelola jalan tol serta pemilik kendaraan bermotor, terutama truk. Dari hasil investigasi yang dilakukan KNKT, kecelakaan paling banyak dialami sebuah truk yang mogok di bahu jalan dan ditabrak dari belakang oleh kendaraan lain.

Akibat kerasnya tabrakan dari belakang, maka kendaraan yang menabrak sampai masuk dan ringsek di kolong truk yang mogok. "Ini yang menyebabkan banyak korban tewas terjepit di kolong truk," katanya.