Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

16 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Gubernur Riau Makin Membaik Setelah Negatif Covid-19

Ahad 27 Dec 2020 16:20 WIB

Red: Ratna Puspita

Gubernur Riau Syamsuar (kanan)

Gubernur Riau Syamsuar (kanan)

Foto: FB Anggoro/ANTARA FOTO
Gubernur Riau menjalani pemulihan selama tujuh hari di RSUD Arifin Achmad.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Kondisi Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar semakin membaik setelah dinyatakan negatif Covid-19. Kini, ia menjalani pemulihan di rumah selama tujuh hari dengan dipantau tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad.

"Laporan dokter, kondisi Pak Gubernur semakin membaik setelah menjalani pemulihan di rumah, sudah ada perbaikan-perbaikan," kata Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, dr Nuzelly Husnenidi Pekanbaru, Ahad (27/12).

Baca Juga

Nezelly mengatakan tim dokter terus mengoptimalkan perawatan Gubernur Riau sampai benar-benar pulih seperti sediakala. Setiap hari hasil pemeriksaan kesehatan terus dievaluasi.

"Tapi yang jelas penyakit bawaan Pak Gubernur tidak ada masalah, tidak ada bergejala. Kita doakan beliau agar cepat bisa beraktivitas seperti biasa," kata dia.

Gubernur Syamsuar mulai menjalani pemulihan di rumah pada, Kamis (24/12). Itu setelah diizinkan tim dokter meninggalkan RSUD Arifin Achmad Riau.

Namun dalam masa pemulihan satu minggu, Gubernur Syamsuar tidak boleh melakukan kegiatan aktivitas harian atau pekerjaan. Termasuk belum diizinkan menerima tamu, maupun undangan yang berkaitan dengan pekerjaan.

Gubernur Riau Syamsuar dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan tes usap kedua pada Senin (30/11) dan hasilnya diumumkan esoknya. Sementara sang istri, Misnarni Syamsuar lebih dulu dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 yang dikabarkan pada Senin (30/11).

Awalnya keduanya diisolasi di rumah saja namun akhirnya dipindahkan ke rumah sakit. Keputusan agar gubernur beserta istri dilakukan isolasi dan pemulihan di rumah sakit didasarkan atas beberapa pertimbangan di antaranya karena faktor usia dan adanya komorbid atau penyakit penyerta.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile