Kemenperin Bantah Gula Rafinasi di Jatim Langka

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fernan Rahadi

Gula Rafinasi (Illustrasi)
Gula Rafinasi (Illustrasi) | Foto: CORBIS

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Direktur Jenderal Agro Kementerian Perindustrian, Abdul Rochim membantah terjadinya kelangkaan Gula Kristal Rafinasi (GKR) di Jawa Timur. Ia menegaskan, kebutuhan industri makanan dan minuman akan gula rafinasi hingga saat ini terpenuhi. Bahkan ia menjamin ketersediaan pasokan gula rafinasi untuk industri makanan dan minuman.

"Pasokan GKR saat ini jelas aman, karena produsen berkomitmen menyalurkan GKR untuk memenuhi kebutuhan industri makanan dan minuman termasuk di Jatim," kata Abdul Rochim kepada Republika, Selasa (20/4).

Abdul Rochim mengajak pelaku industri makanan dan minuman, khususnya di Jatim untuk melapor jika memang terjadi kelangkaan gula rafinasi. Utamanya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, tepatnya Idul Fitri 2021. Ia berjanji akan segera menindaklanjuti jika ditemukan kelangkaan gula rafinasi di suatu daerah.

Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Bernardi Dharmawan menyatakan, pihaknya terus menjalin koordinasi dengan Kementerian Perindustrian terkait ketersediaan gula rafinasi. Sejauh ini, kata dia, baik AGRI maupun Kemenperin tidak mendapatkan informasi terkait terjadinya kelangkaan gula rafinasi. Tidak terkecuali di Jawa Timur, diakuinya pasokan gula rafinasi sangat aman.

"Padahal kami pun sudah mengirimkan personel, ternyata di Jawa Timur tidak ada kelangkaan (gula rafinasi). Kami dengan Kemenperin juga terus berkoordinasi. Dari Kemenperin juga tidak mendapat informasi ini," ujar Bernardi.

Bernardi menjelaskan, gula rafinasi itu sangat berbeda dengan gula konsumsi, yang bisa langka di pasaran. Bernardi melanjutkan, gula rafinasi adalah gula kebutuhan industri yang setiap tahun selalu dihitung kebutuhannya, dan bahan bakunya diimpor sesuai dengan kebutuhan yang diumumkan.

"Jadi harusnya secara logika tidak akan langka. Karena kebutuhannya selalu dihitung dan disesuaikan. Gula kristal rafinasi ini memang khusus peruntukannya untuk industri. Baik industri besar maupun industri kecil," ujar Bernardi.

Bernardi menegaskan, AGRI sebagai produsen gula rafinasi sangat siap membantu industri ketika ada yang kesulitan mendapatkan pasokan gula rafinasi. Namun demikian, kata dia, penyaliran gula rafinasi harus sesuai regulasi yang ada. Karena gula rafinasi ini barang yang diawasi dan tidak bisa sembarangan dijual secara langsung.

 

Terkait


Kelangkaan Gula Rafinasi di Jatim Kembali Dikeluhkan

APTRI: Pasokan Gula di Jawa Timur Masih Mencukupi

Kemenperin Selidiki Pasokan Gula Rafinasi di Jatim

'Dasar Pembelian Gula Petani Oleh Importir Harus Jelas'

Permenperin 3/ 2021 Dianggap Matikan Industri Mamin Jatim

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

[email protected]

Ikuti

× Image
Light Dark