Selasa 18 May 2021 20:27 WIB

Bantuan Presiden Sudah Diterima Petani Kabupaten Malang

Bantuan diarahkan untuk peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Gita Amanda
Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada para petani di Desa Kanigoro, Pagelaran, Kabupaten Malang, Selasa (18/5).
Foto: Republika/Wilda Fizriyani
Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada para petani di Desa Kanigoro, Pagelaran, Kabupaten Malang, Selasa (18/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bantuan pertanian dari Presiden Jokowi berupa handtraktor 4 unit, combine harvester besar 1 unit, combine harvester sedang 1 unit, power tresher multiguna 1 unit dan packing beras 1 unit serta mesin pengering (vertical dryer) padi berkapasitas 10 ton sebanyak 1 unit sudah diterima petani Kabupaten Malang, Selasa (18/5). Bantuan ini langsung diserahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) didampingi Bupati Malang, M Sanusi, sebagai tindak lanjut kunjungan kerja Presiden Jokowi tanggal 29 April lalu di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

"Kami hadir di sini sesuai disampaikan dan dijanjikan Bapak Presiden Jokowi, setelah melihat dan cukup gembira melihat hasil panen di Kabupaten. Dan Kabupaten Malang ini kurang lebih memperlihatkan dinamika produktivitas ketahanan pangan di seluruh Indonesia sebayak 7,4 juta hektar, hal ini diapresiasi Bapak Presiden. Oleh karena itu, kami menyerahkan bantuan alsintan ada vertical dryer, truk kecil, traktor, combine dan lainnya," demikian dikatakan Mentan SYL di lokasi penyerahan bantuan Desa Kanigoro, dalam siaran persnya.

Baca Juga

Mentan SYL menegaskan bantuan yang digelontorkan tersebut diarahkan untuk peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani. Pengembangan alsintan diharapkan harus seimbang dengan tenaga kerja manusia sehingga pengembangan pertanian tetap memberdayakan petani dengan teknologi pertanian yang maju.

"Dengan demikian, adanya bantuan sesuai perintah Bapak Presiden ini menjadikan Kabupaten Malang sebagai penarik atau melokomotifasi daerah-daerah lainnya dalam meningkatkan produktivitas pangan," ujarnya.