Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Kejutan, Indonesia Ubah Formasi Ganda di Final Thomas Cup

Ganda nomor satu dunia Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon dipisah di final Thomas.

Red: Israr Itah
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto akan menjadi ganda utama pada final Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark.
Aditya Pradana Putra/Antara Ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto akan menjadi ganda utama pada final Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim pelatih Indonesia di Piala Thomas 2020 membuat kejutan menyambut final menghadapi China di Aarhus, Denmark, mulai pukul 18.00 WIB, Ahad (17/10). Indonesia tak menurunkan ganda nomor satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideob sebagai ganda pertama. Ganda ranking dua dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga tak bermain.

Sebagai gantinya, tim pelatih Piala Thomas Indonesia menurunkan  Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, ranking tujuh BWF, menghadapi He Ji Ting/Zhou Hao Dong. Ji Ting biasanya berpasangan dengan Tan Qiang dan menempati ranking 20 BWF, sementara Hao Dong berduet dengan Han Cheng Kai.

Sementara pada ganda kedua, Indonesia memainkan pasangan dadakan Kevin Sanjaya Suamuljo/Daniel Marthin melawan Liu Cheng/Wang Yilyu. Daniel merupakan pemain junior pelatnas PBSI Cipayung. Ia biasanya berpasangan dengan Leo Rolly Carnando. 

Scroll untuk membaca

Pada penyisihan grup Piala Thomas, Daniel sempat berpasangan dengan Leo mengalahkan Mohamed Abderrahime Belarbi/Adel Hamek dari Aljazair. Kemudian Daniel berduet dengan Mohammad Ahsan melawan ganda Taiwan Lu Ching Yao/Yang Po Han. Sayang, Daniel/Ahsan kalah. Kini, Daniel akan menjalani salah satu laga terbesar dalam kariernya yakni final Piala Thomas berpasangan dengan Kevin.

Lawan Kevin/Daniel juga ganda dadakan. Yilyu adalah peraih emas Olimpiade 2020 nomor ganda campuran berpasangan dengan Huang Dongping. Sementara Liu Cheng biasanya berduet dengan Huang Kai Xiang dan menempati ranking 21 BWF. Berganti pasangan dalam waktu singkat atau dadakan hal yang lumrah di China.

Di sektor tunggal tak ada kejutan. Anthony Sinisuka Ginting tetap menjadi tunggal pertama, diikuti oleh Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rhustavito. Harusnya ini menjadi kesempatan Indonesia untuk memetik kemenangan dan membawa pulang Piala Thomas ke Jakarta karena China tak menurunkan para pemain tunggal terbaiknya. Dari sisi ranking para pemain tunggal Indonesia lebih baik menghadapi pemain China yang tampil di final Piala Thomas sekarang. 

Ginting di posisi lima akan akan menghadapi Lu Guang Zu peringkat 27 BWF. Jonatan di peringkat tujuh akan meladeni Li Shi Feng di poisisi 65. Sementara Shesar yang menempati ranking 19 BWF akan meladeni pemain peringkat 148 dunia Weng Hong Yang.

Namun mengingat perjalanan China sampai di final, Indonesia mesti ekstrawaspada sembari menjaga kepercayaan diri bisa memenangkan pertandingan.

Final Piala Thomas 2020, Ahad (17/10) mulai pukul 18.00 WIB:

1. Anthony Sinisuka Ginting vs Lu Guang Zu

2. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs He Ji Ting/Zhou Hao Dong

3. Jonatan Christie vs Li Shi Feng

4. Daniel Marthin/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Liu Cheng/Wang Yi Lyu

5. Shesar Hiren Rhustavito Indonesia vs Weng Hong Yang

Baca juga : Puan Beri Semangat Tim Thomas Cup Indonesia 

 

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id

Berita Lainnya

Berita Terkait

Merah Putih tak Dikibarkan, Komisi X Bakal Tegur Menpora

umum - 18 October 2021, 09:44

Tak Ada Merah Putih di Piala Thomas, Janji Menpora Ditagih

umum - 18 October 2021, 09:37

Jojo Akui Lebih Percaya Diri Usai Indonesia Unggul 2-0

arena-olahraga - 18 October 2021, 09:07

Sejarah Mencatat, Indonesia Memang Raja Piala Thomas

arena-olahraga - 18 October 2021, 07:45

Menpora Puji Regenerasi di Cabor Bulu Tangkis

arena-olahraga - 18 October 2021, 07:15

Berita Rekomendasi

Video

>

Berita Terpopuler

>