Puan: Prioritaskan Kebutuhan Warga Terdampak Erupsi Semeru

Segera sediakan dapur umum agar kebutuhan makan pengungsi terjamin.

Senin , 06 Dec 2021, 06:04 WIB
Tim penyelamat membawa jenazah korban di kawasan yang terkena dampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur,  Senin (6/12.). Gunung meletus pada 04 Desember, menewaskan sedikitnya 14 orang dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka.
Foto: EPA-EFE/AMMAR
Tim penyelamat membawa jenazah korban di kawasan yang terkena dampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12.). Gunung meletus pada 04 Desember, menewaskan sedikitnya 14 orang dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah memberi perhatian terhadap para masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Ia juga meminta agar kebutuhan warga korban terdampak meletusnya Semeru menjadi prioritas.

"Kebutuhan warga terdampak harus menjadi prioritas. Sediakan dapur umum agar kebutuhan makan pengungsi terjamin. Logistik lain seperti selimut, alas untuk tidur, hingga ketersediaan air dan listrik juga harus diperhatikan," kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/12).

Baca Juga

Puan mengingatkan agar pemerintah segera bekerja cepat mengerahkan alat berat untuk membuka akses yang tertutup akibat erupsi. Hal ini menyusul adanya daerah warga yang terisolasi dan belum tersentuh bantuan akibat putusnya jembatan.

"Harus ada solusi yang diberikan pemerintah mengenai persoalan distribusi bantuan kepada warga terdampak. Jangan sampai ada pengungsi yang kesulitan mendapatkan makanan dan kebutuhan dasar mereka," ujarnya.

Mantan Menko PMK ini juga meminta agar posko pengungsian ramah bagi anak-anak, lansia, ibu hamil dan ibu menyusui. Puan menegaskan obat-obatan dan kebutuhan medis bagi pengungsi dan korban terdampak yang memilih tetap tinggal di rumahnya, harus selalu tersedia.

"Kerja sama dari stakeholder, khususnya kementerian terkait, Pemda dan tim SAR gabungan, diharapkan dapat mempercepat proses penanganan bencana. Rakyat dalam bencana tidak boleh sedikitpun merasa ditinggalkan oleh negara," ucapnya.

Sampai saat ini Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian korban di sekitar lereng Gunung Semeru. Puan mengapresiasi tim SAR, petugas gabungan dari berbagai instansi dan golongan, hingga kelompok relawan yang membantu evakuasi dan penyelamatan warga.

"Pemerintah bersama jajaran BNPB, Basarnas, TNI/Polri telah bekerja cepat dalam melakukan tanggap darurat. Kami juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari berbagai elemen masyarakat yang terus datang untuk memberikan bantuan," ungkapnya.

"Mari kita menundukkan kepala, memanjatkan doa untuk para korban erupsi Semeru. Semoga tidak ada lagi korban jiwa atas bencana ini. Keselamatan warga harus diutamakan," ujarnya.