Tuesday, 16 Syawwal 1443 / 17 May 2022

Tuesday, 16 Syawwal 1443 / 17 May 2022

Guardiola Balas Pernyataan Tuchel yang Sebut City Diuntungkan Covid

Sabtu 15 Jan 2022 00:47 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Agus Yulianto

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola berdiri di pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris.

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola berdiri di pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris.

Foto: AP/Scott Heppell
Bos Chelsea Tuchel mengutip absennya pemain kunci menyusul tes positif di klub London

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pep Guardiola membalas Thomas Tuchel yang mengatakan Manchester City tidak ditimpa kasus positif Covid separah Chelsea dalam beberapa pekan terakhir. Bos Chelsea Tuchel mengutip absennya pemain kunci menyusul tes positif di klub London sebagai salah satu alasan mengapa juara City unggul 10 poin di puncak Liga Primer Inggris.

"Mereka tidak menderita Covid seperti yang kami alami selama beberapa minggu, jadi ini adalah perbedaan besar," kata pelatih Jerman itu menjelang pertandingan antara kedua klub di Stadion Etihad, Sabtu (15/1/2022).

Pernyataannya tersebut datang setelah bek Liverpool Virgil Van Dijk menyebut, City mungkin lebih beruntung daripada Merseysiders sepanjang gelombang baru virus Covid varian Omicron yang meningkat baru-baru ini. 

Manajer City Guardiola menerima bahwa mereka memiliki hak untuk berpendapat. Tetapi, setelah mendengar pernyataan orang-orang itu, dia berpikir, para pemainnya-dan bukan untuk pertama kalinya-tidak diberi kredit yang layak mereka dapatkan setelah berjuang melalui periode yang sulit.

"Jika mereka percaya itu alasannya, maka mungkin, mungkin, terkadang karena uang yang kita miliki, terkadang karena Covid. Saya tidak tahu. Apa yang bisa kukatakan?," kata Guardiola dikutip dari Independent, Sabtu (15/1/2022).

Dia mengingatkan, pandemi ada di seluruh dunia dan di mana-mana ada virus. Semua klub termasuk Manchester City punya kemungkinan terpapar setiap menit dan hari. City, kata dia, juga memiliki banyak kasus dan cedera, bahkan bermain melawan Aston Villa dengan 11 pemain di tim utama.

"Selama enam atau tujuh pertandingan terakhir, kami memiliki empat atau lima pemain di bangku cadangan. Kami berada dalam situasi yang sama seperti semua klub lain," kata Guardiola. 

"Bukannya kami tidak lebih bijak dari yang lain, atau karena kami melakukan protokol lebih baik dari yang lain, virus datang ke gelembung dan semua orang menderita, jadi kami tidak terkecuali," katanya lagi.

"Hari ini, kami baik-baik saja, tapi dalam beberapa jam kami mungkin memiliki empat atau lima kasus positif. Itulah mengapa kita harus beradaptasi, menyesuaikan, dan mengerjakan apa yang harus kita lakukan. Selebihnya, poin yang kami dapatkan sejauh ini tergantung pada kualitas para pemain, itulah alasan utamanya," kata dia.

City tanpa 21 personel tim utama, termasuk Guardiola sendiri dan tujuh pemain senior, untuk pertandingan Piala FA pekan lalu di Swindon. Guardiola dan beberapa pemain akan kembali akhir pekan ini, tetapi ada kasus positif lebih lanjut di kamp. Klub belum mengungkapkan pemain mana yang positif atau sekarang negatif.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile