Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

15 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Cakupan Vaksinasi Anak di Pekanbaru Capai 65 Persen

Selasa 22 Mar 2022 16:39 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Cakupan vaksin Covid-19 dosis pertama saat ini di daerah itu mencapai 64,13 persen atau 66.607 dari total 103.017 anak. (ilustrasi)

Cakupan vaksin Covid-19 dosis pertama saat ini di daerah itu mencapai 64,13 persen atau 66.607 dari total 103.017 anak. (ilustrasi)

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Orang tua diminta segera membawa anaknya untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy, mengatakan cakupan vaksin Covid-19 dosis pertama saat ini di daerah itu mencapai 64,13 persen atau 66.607 dari total 103.017 anak.

"Pemkot Pekanbaru terus melakukan percepatan vaksinasi bagi anak-anak," ujarnya, Selasa (22/3/2022).

Baca Juga

Ia mengatakan, cakupan vaksin Covid-19 dosis kedua sudah mencapai 38,42 persen dari total 103.017 anak yang menjadi sasaran suntik vaksin Covid-19. Zaini menyebutkan, capaian vaksin dosis kedua bagi anak-anak masih rendah atau mencakup 36,65 persen.

"Sesuai capaian saat ini, mayoritas anak-anak sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19," katanya.

Dia mengimbau orang tua agar segera membawa anak-anak untuk melaksanakan suntik vaksin Covid-19 dan mereka bisa berkonsultasi dengan dokter tim vaksin ketika memiliki masalah kesehatan. Tim dokter dalam vaksinasi, katanya, bakal memeriksa kesehatan anak tersebut guna memastikan kondisi kesehatannya.

Mereka yang sedang memiliki penyakit bawaan tidak disarankan untuk vaksin. "Jika anak hanya memiliki gejala ringan bakal mendapat perawatan medis di Puskesmas dan bagi mereka yang memiliki gejala sedang atau berat dialihkan ke rumah sakit," katanya.

Anak tersebut, katanya lagi, bakal mendapat rujukan untuk menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka mendapat perawatan hingga kondisinya pulih dan setelah itu baru diperbolehkan dokter untuk disuntik vaksin Covid-19.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile