Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

10 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sven-Goran Eriksson Merasa Diperlakukan tak Adil oleh Media

Jumat 01 Apr 2022 23:58 WIB

Rep: Hartifiany Praisa/ Red: Agung Sasongko

Sven-Goran Eriksson

Sven-Goran Eriksson

Foto: EPA/Claudio Bresciani
Sven-Goran Eriksson angkat bicara soal situasi sulit saat memimpin Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mantan pelatih tim nasional Inggris, Sven-Goran Eriksson angkat bicara soal situasi sulit yang dialaminya saat memimpin tim Negeri Tiga Singa pada awal 2001. Eriksson ternyata terkejut bahwa semua mata akan tertuju padanya.

Pelatih asal Swedia ini bergabung dengan tim usai pengunduran diri yang dilakukan Kevin Keegan. Eriksson pun menjadi orang non-Inggris pertama yang memimpin tim.

Baca Juga

Di tangannya, Inggris berhasil lolos ke Piala Dunia hingga akhirnya tersingkir oleh Brasil di babak perempat final. Setelah itu, Eriksson terus menjadi pusat perhatian setelah kegagalan skuad di Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia.

Dilansir dari laman Daily Star, Sabtu (2/4/2022), sorotan publik berujung pada skandal sang manajer dengan model Ulrika Jonsson dan tertipu oleh jurnalis News of The World yang menyamar.

"Jika seseorang memiliki pekerjaan sepak bola dan ada banyak tekanan padanya, maka pekerjaan itu adalah yang bagus, bagus untuk memiliki tekanan," kata Eriksson.

Dia mengakui sempat mempertanyakan apakah kehidupan pribadinya benar-benar menjual bagi pers. Bahkan sang pelatih tidak memahami apa yang terjadi padanya.

Eriksson akhirnya mengundurkan diri pada 2006 dan memilih untuk melatih Manchester City. Selama masa kepemimpinannya dia merasa dimanipulasi oleh media.

"Saya tidak berpikir mereka adil, mereka melakukan segalanya. Mereka membayar banyak uang hanya untuk membuat skandal. Anda harus menerimanya jika ingin bekerja di Inggris dan saya menerimanya," kata Eriksson.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile