Monday, 28 Zulqaidah 1443 / 27 June 2022

Monday, 28 Zulqaidah 1443 / 27 June 2022

28 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Manchester City Minta Maaf Atas Insiden yang Menimpa Kiper Aston Villa

Senin 23 May 2022 12:26 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemain Manchester City Fernandinho (tengah) mengangkat trofi saat rekan satu timnya merayakannya setelah memenangkan gelar Liga Utama Inggris setelah pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester City dan Aston Villa di Manchester, Inggris, Ahad (22/5/2022) malam WIB.

Pemain Manchester City Fernandinho (tengah) mengangkat trofi saat rekan satu timnya merayakannya setelah memenangkan gelar Liga Utama Inggris setelah pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester City dan Aston Villa di Manchester, Inggris, Ahad (22/5/2022) malam WIB.

Foto: EPA-EFE/ANDREW YATES
Saat merayakan juara, para penonton memasuki lapangan di Stadion Etihad itu.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester City menjadi juara Liga Primer Inggris setelah menaklukan Aston Villa di Stadion Etihad, Manchester, Ahad (22/5/2022). Dalam laga yang berakhir 3-2 ini, penggemar Manchester City melakukan invasi lapangan. 

Manajer Aston Villa, Steven Gerrard mengeklaim kipernya, Robin Olsen, diserang selama invasi tersebut. Manchester City pun mengeluarkan permintaan maaf atas serangan itu. 

Baca Juga

Aston Villa sempat unggul 2-0 atas tim tuan rumah hingga akhirnya pertandingan berakhir atas kemenangan Manchester City. Saat peluit akhir pertandingan ratusan penonton pun turun ke lapangan. Gerrard pun mengakui ada pemainnya yang terkena imbas dari invasi tersebut.

"Penjaga gawang saya diserang, saya pikir pertanyaan soal pemain cedera itu ditujukan pada Pep dan Manchester City," kata Gerrard dari laman The Guardian

Manajer Manchester City, Pep Guardiola pun meminta maaf secara terbuka pada Olsen dan Aston Villa. Dia mengakui tidak menyangka para penggemar akan melakukan hal tersebug. 

"Sulit untuk memahami dengan respons orang-orang seperti ini. Mudah-mudahan kita bisa menemukan siapa itu dan dia bisa dihukum. Saya tidak tahu bagaimana menghentikannya, anda tidak bisa menyimpan seribu penjaga disana," kata Guardiola.

Pernyataan Guardiola pun disusul dengan pernyataan klub melalui akun resmi mereka. Manchester City meminta maaf secara khusus  pada Olsen dan Aston Villa. 

"Manchester City dengan tulus meminta maaf kepada penjaga gawang Aston Villa, Robin Olsen yang diserang setelah peluit akhir pertandingan hari ini ketika para penggemar memasuki lapangan," tulis pernyataan klub. 

"Klub telah melakukan penyelidikan segera dan setelah mengidentifikasinya, dia individu yang bertanggung jawab dengan mendapatkan larangan masuk stadion selamanya," lanjut pernyataan tersebut.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile