Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

3 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Fakta Sunscreen, Cara Memakai Hingga Klaim Tahan Air

Jumat 27 May 2022 19:17 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Indira Rezkisari

Gunakan tabir surya sebagai perlindungan kulit dari efek buruk sinar matahari.

Gunakan tabir surya sebagai perlindungan kulit dari efek buruk sinar matahari.

Foto: Picryl
Ketahui jenis dan tipe kulit sebelum memilih sunscreen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Salah satu bagian penting perawatan kulit adalah menggunakan tabir surya (sunscreen). Tabir surya sangat efektif dalam menghindari bahaya radiasi sinar matahari yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan kulit, seperti hiperpigmentasi, penuaan dini, sampai kanker kulit.

Menurut Medical Innovation Expert BeautyHaul, dr Claudia Christin, selama ini orang masih beranggapan keliru tentang sunscreen. Hal itu mulai dari cara pemakaian, durasi, pemilihan sesuai kulit dan lainnya.

Baca Juga

“Dari cara memakai itu penting minimal dua ruas jari, karena kalau hanya satu, akan susah meratakan dan masih banyak area yang tidak terjangkau,” kata Claudia, beberapa waktu lalu.

Disarankan mengaplikasikan sedikitnya dua ruas jari, agar memenuhi seluruh kulit wajah, bukan tipis-tipis. Proteksinya bisa sampai ke leher dan telinga.

“Berpikir kalau indoor tidak butuh pakai lagi, atau di rumah tidak butuh, walaupun tidak berkegiatan di luar ruangan, tetap perlu sunscreen. Perlindungannya juga jadi berkurang kalau suka dipegang, suka pakai kertas minyak bisa mengangkat proteksi tabir surya,” lanjut dia.

Jadi, disarankan untuk pengaplikasian ulang saat siang atau sebelum jadwal makan siang. Saat sore atau matahari mulai terbenam, kulit tetap akan terlindungi.

Sedangkan untuk aktivitas luar ruangan, berkeringat, lebih disarankan lagi mengaplikasikan ulang setiap dua jam sekali. Seberapa pun tingginya tingkat SPF sunscreen, perlindungannya akan memudar dalam dua jam.

Penting untuk mengetahui jenis dan tipe kulit yang dimiliki. Apakah kulit cenderung kering, basah, berminyak dan lainnya. Saat mencoba produk baru, juga bisa dites terlebih dulu dengan mengoleskan tipis-tipis untuk mengetahui komposisinya cocok atau tidak.

Mitos lainnya, terkait tabir surya yang tahan air. Claudia menjelaskan sebenarnya klaim ini bukan berarti perlindungam sunscreen tidak dapat luntur dan menipis setelah terkena air. Maka, sebaiknya, setelah berenang, cuci muka atau wudhu, perlu kembali memakai sunscreen.

“Untuk water resistant, 40-80 menit setelah berada di air itu bukan berarti tetap optimal karena beberapa menit kemudian sudah luruh perlindungannya. Beberapa jenis sunscreen water resistant dan tidak, dibawa berenang, masih melindungi antara dua menit sampai satu jam tambah Claudia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile