Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

8 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

1 dari 15 Orang Inggris Kena Covid-19, Profil Gejalanya Telah Berubah

Rabu 20 Jul 2022 18:30 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

Covid-19 (ilustrasi). Sekitar satu dari 15 orang di Inggris saat ini positif Covid-19. Kini, ada beberapa varian SARS-CoV-2 yang beredar secara berbarengan di Inggris, yakni BA.2, BA.4, dan BA.5.

Covid-19 (ilustrasi). Sekitar satu dari 15 orang di Inggris saat ini positif Covid-19. Kini, ada beberapa varian SARS-CoV-2 yang beredar secara berbarengan di Inggris, yakni BA.2, BA.4, dan BA.5.

Foto: www.pixabay.com
Profil gejala Covid-19 tampak mengalami perubahan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus Covid-19 di Inggris kembali melonjak ke level yang sebelumnya tidak terlihat. Menurut data terbaru dari ZOE Health Study yang telah mengumpulkan data tentang populasi umum selama pandemi, satu dari 15 orang sekarang terkena Covid-19 di Inggris.

Menurut Prof Tim Spector, salah seorang pendiri ZOE Scientific dan ilmuwan utama di Studi Kesehatan ZOE, beban kasus bukan satu-satunya perkembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Profil gejala juga telah mengalami perubahan.

Baca Juga

Berbicara tentang data terbaru dalam video Youtube-nya, Prof Spector mengungkapkan mengalami gejala seperti pilek berarti Anda dua kali lebih mungkin kena Covid-19 daripada infeksi jenis virus lainnya. Mengingat perkembangan ini, penting untuk menyadari bahwa jika Anda memiliki gejala seperti pilek, kemungkinan besar itu adalah Covid-19.

"Cobalah dan lakukan tes jika Anda bisa. Jika Anda tidak bisa dites, anggaplah Anda terkena flu lalu menjauhlah dari orang lain sampai Anda merasa lebih baik," ujar Prof Spector, seperti dilansir dari laman The Sun, Rabu (20/7/2022).

 

photo
Penyebaran omicron BA.4 dan BA.5. - (Republika)

Bahkan, jika orang memiliki infeksi masa lalu dan telah divaksinasi lengkap, mereka masih bisa tertular. Prof Spector mengatakan ini terjadi karena ada beberapa varian SARS-CoV-2 yang hidup berdampingan secara bersamaan saat ini, yakni BA.2, BA.4, dan BA.5.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile