Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

 

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Komunitas Muslim Gander Berencana Dirikan Masjid Pertama

Kamis 18 Aug 2022 03:58 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Muhammad Hafil

 Komunitas Muslim Gander Berencana Dirikan Masjid Pertama. Foto:  Ilustrasi Masjid

Komunitas Muslim Gander Berencana Dirikan Masjid Pertama. Foto: Ilustrasi Masjid

Foto: Republika
Masjid pertama akan didirikan Muslim Gander.

REPUBLIKA.CO.ID,GANDER — Pemerintah Kota Gander di Newfoundland, Kanada bekerja sama dengan komunitas Muslim setempat berencana mendirikan masjid pertama di kota itu. Selain itu Pemerintah Kota Gander juga berupaya menghadirkan para dokter Muslim di wilayah tersebut.

 

Seperti dilansir the Global and Mail pada Kamis (18/8/2022) Wali Kota Gander Percy Farwell bersama Direktur Pusat Komunitas Islam Newfoundland, Dr Mohamed Barasi berharap keberadaan masjid di Gander membuat para dokter Muslim tinggal di wilayah itu. 

Baca Juga

Farwell mengatakan ada beberapa dokter Muslim yang terlatih secara internasional yang bekerja di Gander pada masa lalu. Namun kala itu pemerintah kota kesulitan menyakinkan para dokter Muslim untuk tetap tinggal di Gander. Farwell juga memuji upaya pemerintah provinsi merekrut lulusan kedokteran internasional untuk ditempatkan di Gander.   

"Dokter adalah bagian dari keluarga dan keluarga memiliki kebutuhan jauh melampaui kehidupan profesional dokter. Masyarakat lainnya harus menjadi bagian dari itu,"kata Farwell.

Seperti Newfoundland dan Labrador lainnya, Gander membutuhkan lebih banyak dokter. Di provinsi berpenduduk sekitar 522.875 orang itu, hampir seperempatnya tidak memiliki dokter keluarga.

Barasi, ahli bedah ortopedi, mengatakan komunitasnya telah bekerja dengan Kota Gander selama lebih dari setahun untuk mendirikan masjid. Dia mengatakan, kelompoknya sekarang tengah dalam proses dokumen untuk menetapkan diri  sebagai badan amal terdaftar sehingga dapat memulai penggalangan dana untuk membeli tanah. Proses yang rumit membutuhkan waktu dan sumber daya, dan Barasi berharap seseorang dapat membantu mereka.

Gander memiliki populasi sekitar 11.600 orang dan merupakan rumah bagi rumah sakit regional dan pusat kesehatan yang sibuk. Farwell memperkirakan komunitas Muslim setempat berjumlah sekitar 55 penduduk, tetapi dia mengatakan angka itu mendekati 100 jika masyarakat sekitarnya diperhitungkan.

Barasi mengatakan sebuah masjid lokal akan melayani kebutuhan kritis bagi umat Islam di Gander, serta orang-orang di komunitas terdekat. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile