Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

8 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Bukan Cuma Menang Kalah, Ini Cara Hitung FIFA Ranking

Rabu 28 Sep 2022 03:14 WIB

Rep: Arie Lukihardianti bandung 24jam/ Red: Partner

.

.

Foto: network /Arie Lukihardianti bandung 24jam
Sebelumnya, Indonesia berada di posisi 155 dan Curacao jauh di atasnya dengan berada di posisi 84.

Dok. PSSI
Dok. PSSI

BANDUNG -- Tim nasional Indonesia berhasil mengalahkan Curacao dalam dua laga persahabatan. Dua laga itu berakhir dengan kemenangan Indonesia 3-2 dan 2-1.

Atas hasil tersebut, tentu Indonesia mendapatkan penambahan poin yang mempengaruhi FIFA ranking. Sebelumnya, Indonesia berada di posisi 155 dan Curacao jauh di atasnya dengan berada di posisi 84.

Penambahan poin tersebut ternyata bukan hanya soal hasil pertandingan. Dilansir dari laman resmi FIFA, berikut perhitungan poin untuk menentukan posisi sebuah negara dalam FIFA ranking.

1. Posisi dua negara yang bertanding di FIFA ranking

FIFA menggunakan metode Elo dalam perhitungan poin. Salah satu pertimbangan adalah perbedaan kekuatan dari dua tim, dimana akan ada ekspektasi bahwa tim yang berada di posisi tinggi bisa mudah mengalahkan tim yang punya posisi lebih rendah di FIFA ranking. Untuk itu, dalam perhitungan FIFA, selisih poin dari kedua negara yang bertanding masuk dalam hitungan.

2. Tingkat kepentingan pertandingan

FIFA menerapkan jumlah atau 'SUM' dalam menghitung jumlah poin sebuah negara. Dalam perhitungan itu akan ada penyesuaian bobot permainan dari tingkatan pertandingan. Tentu nilai pertandingan di laga persahabatan akan lebih kecil dibandingkan dengan laga penting seperti kompetisi hingga Piala Dunia.

Sebut saja kepentingan laga persahabatan di luar jadwal FIFA Match Day hanya berbeda dengan laga persahabatan yang berlangsung di jadwal FIFA Match Day. Bobot laga perempat final hingga final Piala Dunia menjadi bobot nilai tertinggi dalam menghitung poin sebuah negara.

3. Hasil pertandingan

Tentu hasil pertandingan akan berpengaruh besar pada poin FIFA ranking. Dalam perhitungannya, hasil kemenangan akan dihitung 1, imbang 0,5 dan kalah 0. Artinya, hasil menang dan kalah tidak memiliki banyak pengaruh pada hasil FIFA ranking.

4. Pertimbangan lain seperti adu penalti dan babak knock out

Jika sebuah pertandingan ditentukan dari adu penalti, maka laga akan dianggap sebagai imbang bagi tim yang kalah dan setengah menang bagi tim yang menang. Poin menang dari adu penalti hanya akan 0,75, berbeda dari kemenangan yang dihitung 1 dari laga 90 menit. Sedangkan tim yang kalah akan mendapatkan 0,5. Meski demikian, akan ada pertimbangan lain jika menghitung poin dengan menggunakan adu penalti ini.

Babak knock out pun tak lepas dari pertimbangan poin FIFA ranking. Dimana tim yang mendapatkan pengurangan poin di babak knock out, baik karena kalah atau menang melalui babak adu penalti dari tim yang lebih lemah, maka tidak akan kehilangan poin apapun. Kondisi ini dipertimbangkan untuk menjaga total poin tim yang terdampak babak knock out.

FIFA akan merilis setiap bulannya posisi negara di FIFA ranking. Dengan dua kemenangan ini, peringkat Indonesia tentu akan meningkat. Meski bisa menghitung jumlah poin Indonesia saat ini, namun posisi Indonesia masih harus dipengaruhi oleh negara lain yang ada dalam FIFA ranking tersebut.

Sudah banyak aplikasi maupun website yang menghitung poin FIFA ranking secara real time. Sebut saja dalam laman Football Ranking, Indonesia kini ada di posisi 152 dengan 1.033,90 poin, naik 14,71 poin dan naik tiga posisi dari FIFA ranking bulan lalu.

sumber : https://bandung24jam.republika.co.id/posts/179969/bukan-cuma-menang-kalah-ini-cara-hitung-fifa-ranking
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile