Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

6 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Jumat 30 Sep 2022 11:44 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Ilustrasi kanker paru. Masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk menjalankan gaya hidup sehat dan memeriksakan diri dengan cepat agar kanker terdeteksi di stadium dini hingga peluang sembuh lebih besar.

Ilustrasi kanker paru. Masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk menjalankan gaya hidup sehat dan memeriksakan diri dengan cepat agar kanker terdeteksi di stadium dini hingga peluang sembuh lebih besar.

Foto: Antara
Kanker paru menjadi penyakit kanker terbanyak yang diidap pria Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak ingin kena kanker? Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia Prof Aru Wisaksono Sudoyo menganjurkan untuk segera melakukan langkah pencegahan.

"Kasus kanker bisa diturunkan dengan kesadaran masyarakat sehingga pasien mengikuti gaya hidup yang baik dan memeriksakan diri dengan cepat agar stadium dini bisa disembuhkan," kata Aru di Jakarta, Jumat.

Baca Juga

Pengobatan yang canggih semata, menurut Prof Aru, takkan cukup efektif dalam menurunkan tingkat kanker di Tanah Air bila tidak dibarengi dengan perubahan pola gaya hidup sehat masyarakat. Dengan menerapkan gaya hidup sehat, risiko terkena penyakit kanker akan berkurang.

Prof Aru menjelaskan gaya hidup yang tidak sehat saat muda bisa membuat seseorang terkena kanker di usia senja. Dia pun mengingatkan masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat sedini mungkin.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile