Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

6 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

TBC Bisa Disembuhkan Asalkan Penderita Minum Obat Secara Rutin

Jumat 07 Oct 2022 13:30 WIB

Red: Nora Azizah

Penderita tuberkulosis atau TBC harus disiplin minum obat secara teratur sesuai dengan regimen panduan pengobatannya.

Penderita tuberkulosis atau TBC harus disiplin minum obat secara teratur sesuai dengan regimen panduan pengobatannya.

Foto: Flickr
Pengobatan TBC dilakukan minimal enam bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis paru dr. Wisuda Moniqa Silviyana, SpP, mengatakan bahwa penderita tuberkulosis atau TBC harus disiplin minum obat secara teratur sesuai dengan regimen panduan pengobatannya. "Penderita penyakit tuberkulosis atau TB paru yang juga dikenal masyarakat dengan sebutan TBC ini bisa disembuhkan. Asalkan meminum obat rutin sesuai dengan program atau regimen panduan pengobatannya," katanya ketika dihubungi dari Jakarta, Jumat (7/10/2022).

Dokter yang praktik di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto itu mencontohkan, untuk pasien dengan kasus baru atau kasus yang belum pernah diobati sebelumnya, maka lama pengobatan adalah enam bulan. "Sedangkan untuk pasien yang sudah pernah diobati sebelumnya, atau misalnya pada TB kasus kambuh, atau TB kasus gagal pengobatan, atau TB kasus riwayat putus obat, maka lama pengobatan delapan bulan yang di antaranya menggunakan obat suntik selama dua bulan," katanya.

Baca Juga

Dia mengatakan, sosialisasi dan edukasi mengenai TBC perlu terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai upaya mencegah penyakit tersebut. "Masyarakat perlu mewaspadai penyakit ini karena penyakit ini menular. Penularan pada umumnya terjadi melalui udara ketika penderita TB aktif memercikkandahak saat batuk atau bersin, bakteri TB akan ikut keluar terbawa ke udara selanjutnya akan masuk tubuh orang lain melalui udara yang mengandung kuman TB yang dihirupnya," katanya.

Dengan demikian, kata dia, masyarakat perlu berperan aktif melakukan berbagai upaya pencegahan. Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto mengatakan bahwa pemerintah terus menggencarkan sosialisasi mengenai penyakit tuberkulosis.

"Sosialisasi mengenai pentingnya disiplin minum obat juga terus digencarkan, sebagai salah satu upaya mendukung program pengendalian penyakit tuberkulosis. Walaupun sangat menular, tetapi penyakit tuberkulosis sangat mudah disembuhkan asal minum obat teratur sesuai program," katanya.

Agus Suprapto menambahkan, pada saat ini pemerintah terus berupaya mengintensifkan program pengendalian TBC melalui gerakan temukan dan obati sampai sembuh (TOSS).

"Gerakan TOSS TBC ini merupakan suatu bentuk kampanye yang bertujuan untuk bergerak bersama menemukan kasus tuberkulosis," katanya.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile