REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus berinovasi. Yang terbaru, bank syariah terbesar di Indonesia ini akan membuka kantor cabang di Arab Saudi.
Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI Muliaman D Hadad mengatakan, rencana pendirian kantor cabang BSI di Arab Saudi merupakan upaya penetrasi perusahaan ke kancah global. Sebelumnya, ucap Muliaman, BSI telah memiliki kantor cabang di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
"Ini ada berita gembira tadi, BSI itu sudah punya cabang di Dubai dan sekarang sudah mengusahakan cabang di Mekah dan Madinah," ujar Muliaman dalam acara priority gathering nasabah BSI Prioritas dan market outlook 2024 bertajuk Finding Silver Linings in A Year of Uncertainty di Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Muliaman menyebut kehadiran kantor cabang BSI di Tanah Suci akan memberikan banyak manfaat bagi jamaah haji dan umrah maupun masyarakat Indonesia di Arab Saudi. Hal ini merupakan langkah jitu mengingat banyaknya jumlah jamaah haji dan umrah dari Indonesia.
"Mudah-mudahan kita menjadi bank pertama di Mekah dan Madinah. Jadi nanti bapak-ibu kalau umrah bisa lihat plang BSI, kalau mau belanja bisa cuma pakai QRIS. Tolong bantu doanya karena sudah kita kerjakan," ucap Muliaman.
Muliaman menyebut kantor cabang BSI di Arab Saudi juga menjadi upaya perusahaan untuk kian go global. Hal ini sejalan dengan penguatan ekosistem yang dibangun BSI.
"Insya Allah akan terus mengokohkan kehadiran bank syariah untuk mendukung layanan dan bagian dari banyak ekosistem, ada ekosistem haji, umrah, masjid, pesantren, hingga rumah sakit," kata Muliaman.