Selasa 27 Aug 2024 18:07 WIB

Upaya Pengembangan dan Penguatan Industri Penjaminan Indonesia Terus Diperkuat

Peluncuran peta jalan tersebut untuk mendorong sektor UMKM tumbuh dan berkembang.

Red: Gilang Akbar Prambadi
Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama (PKS) Co-Guarantee antar Perusahaan Penjaminan.
Foto: Dok. Bumn
Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama (PKS) Co-Guarantee antar Perusahaan Penjaminan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah atau Askrindo Syariah hadiri Agenda Peluncuran ”Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Industri Penjaminan Indonesia 2024-2028” yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta.

Peluncuran Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Industri Penjaminan Indonesia ini bertujuan untuk diseminasi dan sosialisasi kepada pelaku usaha penjaminan, pemangku kepentingan terkait serta masyarakat Indonesia. Selain itu peluncuran peta jalan tersebut untuk mendorong sektor UMKM tumbuh dan berkembang, terlebih industri UMKM berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga

Acara peluncuran turut dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK serta Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun. Selain itu dari Askrindo Syariah turut hadir Siti Ma’rifah Komisaris Utama, Kristina Lestariningsih Komisaris Independen, Kokok Alun Akbar Direktur Utama, Aviantono Yudihariadi Direktur Keuangan, dan Achmad Rizali Direktur Pemasaran.

Alun mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah strategis yang dilakukan oleh OJK untuk mengembangkan dan memperkuat Industri Penjaminan di Indonesia. OJK sebagai regulator sudah merumuskan arah program strategis dalam meningkatkan potensi serta menjawab isu dan tantangan yang ada di Industri Penjaminan.