Kamis 27 Feb 2025 12:52 WIB

Tak Ikut Retret Kepala Daerah, Gubernur Bali: Situasi Internal PDIP Lagi Prihatin

Wayan Koster sebut ketidakhadiran di retret adalah bentuk empati dan solidaritas.

Gubernur Bali I Wayan Koster
Foto: Antara/Ni Putu Putri Muliantari
Gubernur Bali I Wayan Koster

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Gubernur Bali Wayan Koster akhirnya buka suara terkait alasan tidak mengikuti retret kepala daerah bersama delapan bupati/wali kota se-Bali lainnya di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Gubernur Bali di Denpasar, Kamis (27/2/2025), menyampaikan bahwa tidak ikut serta karena situasi internal PDI Perjuangan yang sedang prihatin atas penahanan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK. “Iya instruksi kan karena kami lagi prihatin, ada situasi kurang mengenakkan di internal (partai politik),” kata Koster.

Baca Juga

Kondisi internal ini juga disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam surat instruksinya yang meminta kepala daerah terpilih menunda retret hingga mendapat arahan lebih lanjut.

Menurutnya tidak salah atas kejadian tersebut mereka berempati dan menunjukkan solidaritas. Namun hal itu tidak dapat diartikan sebagai upaya melawan agenda retret kepala daerah yang digagas Presiden Prabowo.

“Bukan kami melawan, kami sangat didorong untuk mengikuti retret, cuma situasi kondisinya kemarin yang kurang kondusif,” ujar Gubernur Bali.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement